Deretan Hoaks Catut KPK, Simak Daftarnya

Hoaks yang menyangkut KPK beberapa kali viral di masyarakat, simak faktanya!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 21 September 2026, 21:00 WIB
Cek Fakta artikel Yaqut Cholil Qoumas minta KPK tahan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - KPK kerap menjadi sasaran hoaks di media sosial. Tentu saja hoaks ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Lalu apa saja hoaks seputar KPK? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Klarifikasi Foto Tumpukan Dolar Hasil Penggeledahan KPK di Rumah Silmy Karim

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto tumpukan dolar hasil penggeledahan KPK di mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 9 Juni 2026.

Klaim foto tumpukan dolar hasil penggeledahan KPK di rumah Silmy Karim berupa rangkaian foto yang di dalamnya terdapat tumpukan uang di dalam ruangan, sejumlah kendaraan roda dua dan empat, serta Silmy Karim mengenakan rompi oranye.

Dalam foto tersebut terdapat tulisan sebagai berikut:

"BIKIN Geleng-Geleng SAAT KPK GELEDAH RUMAH TERSANGKA KORUPSI WAMEN IMIGRASI SILMI KARIM, DARI TUMPUKAN UANG DOLAR SATU RUANGAN HINGGA MOBIL MEWAH DAN MOTOR GEDE, IBLIS PUN MINDER LIAT NYA".

Benarkah klaim foto tumpukan dolar hasil penggeledahan KPK di rumah Silmy Karim? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Yaqut Minta KPK Tahan Jokowi karena Terima Uang Suap Dua Triliun

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta Jokowi segera ditahan KPK karena menerima uang suap dua triliun. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Yaqut Cholil: Saya Kalau Ditahan KPK Pak Jokowi segera Juga Ditahan Pak Jokowi Banyak Menerima Uang Suap Dua Triliun Dari Saya Nota Transferannya sudah saya Serahkan KPK kenapa saya saja yang Jadi Tersangka"

Akun itu menambahkan narasi:

"Negara korup berikutnya.."

Lalu benarkah postingan artikel mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta Jokowi segera ditahan KPK karena menerima uang suap dua triliun? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Presiden Prabowo Minta KPK Periksa Jokowi

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Presiden Prabowo Subianto meminta KPK memeriksa Jokowi. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 20 September 2026. Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari CNBC Indonesia berjudul:

"Presiden Prabowo Meminta KPK Periksa Presiden Joko Widodo Apa Benar Beliau Korupsi Apa Yang Dituduh Oleh Nusron Wahid Beliau Menerima 700 Miliar dan Semua Menteri Setor Menyetor"

Akun itu menambahkan narasi:

"Hadist Nabi Muhammad, SAW Dari HR. Al-Bukhari: "Apabila Suatu Urusan Diserahkan kepada Yang Bukan Ahlinya, Maka Tunggulah Kehancuran."

Lalu benarkah postingan artikel Presiden Prabowo Subianto meminta KPK memeriksa Jokowi? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya