Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap motif sementara di balik aksi penembakan yang dilakukan Adi Susanto (44) terhadap kenalannya, Mersianto (49), di sebuah lapak sabung ayam di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Kepada penyidik, Adi mengaku menembak korban karena berupaya membalas tembakan yang lebih dulu diarahkan kepadanya. Namun, senjata yang digunakan korban disebut tidak meletus.
Advertisement
Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Adi mengakui telah melakukan penembakan terhadap Mersianto.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini mengakui perbuatannya. Motifnya membalas tembakan karena berdasarkan keterangan pelaku, korban terlebih dahulu menembak, namun senjata milik korban tidak meletus," kata Firdaus, Minggu (20/9/2026).
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian sebelum penembakan. Sebab, sebelum insiden terjadi, sempat muncul keributan antara Adi dan adik korban.
"Informasi awal ada keributan antara adik korban dengan pelaku. Peristiwa ini terkait sabung ayam. Apakah penembakan ini berkaitan dengan keributan itu, saat ini masih kami dalami karena pelaku juga masih dimintai keterangan," terangnya.
Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh penyebab hingga terjadinya aksi penembakan tersebut.
"Tim juga telah meminta keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui pasti apa penyebab dari peristiwa penembakan tersebut," katanya.
Sempat Buron 2 Minggu
Penembakan terhadap Mersianto terjadi pada 1 September 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Lokasinya berada di sebuah lapak sabung ayam di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.
Setelah kejadian, Adi tidak langsung ditangkap. Dia sempat bersembunyi selama sekitar dua pekan untuk menghindari kejaran polisi.
Hingga akhirnya, Adi memilih menyerahkan diri dengan diantar pihak keluarganya. Setelah itu, polisi menjemput Adi dan membawanya ke Polres Mesuji untuk menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, Mersianto masih menjalani perawatan medis akibat luka tembak yang dialaminya dalam peristiwa tersebut.
Polisi hingga kini masih mendalami keterangan pelaku dan para saksi untuk memastikan rangkaian kejadian serta motif sebenarnya di balik penembakan tersebut.