Puluhan Ribu Kapal Asing Ambil Ikan di Laut Indonesia, Prabowo Janji Urus Nelayan Lokal

Presiden Prabowo Subianto menuturkan, pemerintah akan membangun ribuan kapal nelayan mulai 2027.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 19 September 2026, 18:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) (Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan masih banyak kapal asing yang beredar di perairan Indonesia setiap malam. Untuk itu, dia berjanji untuk meningkatkan keberpihakan pada nelayan lokal.

Dia menyebut, ada puluhan ribu kapal asing yang mengambil kekayaan laut Indonesia, termasuk ikan. Dia pun bakal bergerak untuk memproduksi ribuan kapal bagi nelayan-nelayan lokal.

"Puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah. Sekarang kita bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita," ucap Prabowo dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dia mengatakan, kelompok nelayan menjadi salah satu prioritas untuk dibantu oleh pemerintah. Dia pun berjanji akan memerhatikan nelayan setelah 81 tahun Indonesia merdeka.

"Nelayan yang memerlukan bantuan yang tidak pernah dibantu. Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kita sekarang akan mengurus nelayan-nelayan Indonesia. Tanah Air kita, yang laut adalah tiga perempat dari negara kita," jelas dia.

Diketahui, beberapa program pemerintah yang berpihak kepada nelayan seperti pengembangan dermaga perikanan hingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Dua Menteri Prabowo Lapor KNMP

Sebelumnya, Prabowo menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan tahap pertama dan pendistribusian bantuan kapal bagi nelayan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan kedua menteri menghadap Prabowo untuk melaporkan perkembangan sejumlah program pemerintah yang menyasar masyarakat pesisir.

"Keduanya menghadap Presiden untuk melaporkan perkembangan pembangunan 100 pertama Kampung Nelayan serta pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan," kata Teddy dikutip dari siaran pers, Rabu, 2 September 2026.

Menurut Teddy, pembangunan Kampung Nelayan menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak dan produktif.

 

 

Bantuan Kapal

Kenaikan harga solar industri, dari kisaran Rp 17.000 menjadi Rp 26.000 hingga Rp 30.000 lebih per liter, telah memicu krisis serius bagi sektor perikanan tangkap di wilayah Pantura, seperti di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tampak dalam foto, pemandangan udara menunjukkan kapal-kapal nelayan berlabuh di Pelabuhan Juwana, Jawa Tengah, Rabu 6 Mei 2026. (Devi RAHMAN/AFP)

Selain pembangunan Kampung Nelayan, Prabowo juga menerima laporan mengenai penyaluran bantuan kapal.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan sarana pendukung bagi nelayan agar aktivitas melaut dapat berjalan lebih optimal.

"Pendistribusian bantuan kapal menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah," jelas Teddy.

Memperkuat Sinergi

Pemerintah juga terus mendorong koordinasi lintas kementerian dalam menjalankan program bagi masyarakat pesisir.

Sinergi tersebut diharapkan membuat pembangunan Kampung Nelayan dan penyediaan sarana pendukung nelayan berjalan lebih terpadu.

"Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas kementerian agar pengembangan Kampung Nelayan dan berbagai dukungan bagi nelayan dapat berjalan secara terpadu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir," tutur Teddy.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya