Kronologi KRL Berasap di Rawa Buntu, Bermula dari Tas Penumpang

Asap dari salah satu gerbong terlihat pada pukul 06.50 pagi.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 17 September 2026, 15:30 WIB
Heboh Tas Penumpang KRL Mengeluarkan Asap, Ternyata Berasal dari Gadget yang Terbakar

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu gerbong Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengeluarkan asap pada Kamis (17/9/2026). Kondisi tersebut membuat penumpang panik dan berhamburan.

Public Relation Manager KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Dia mengatakan, asap dari salah satu gerbong terlihat pada pukul 06.50 pagi.

"Kejadian tersebut terjadi saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian," kata Leza.

Saat itu, petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Salah satu penumpang kemudian melemparkan tas berasap ke area peron.

Petugas lalu mengamankan tas tersebut sesuai prosedur. Hasil pengecekan ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line.

“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,” ujar Leza.

Kondisi Ponsel Penumpang Sebelum Berasap

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Stasiun untuk meminta keterangan dari pengguna yang tasnya teridentifikasi mengeluarkan asap dari ponsel.

Berdasarkan keterangan pengguna, salah satu ponsel di dalam tas sedang digunakan sebagai hotspot, sementara dua ponsel lainnya berada di dalam tas.

"KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut," katanya.

Karena kejadian ini, Commuter Line No.1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah dipastikan aman, Commuter Line No. 1641 kembali melanjutkan perjalanannya.

KAI Commuter mengingatkan kepada seluruh pengguna untuk selalu memperhatikan kondisi ponsel atau perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.

Perangkat yang mengalami panas berlebih, memungkinkan akan mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal agar segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.

“Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,” tutup Leza.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya