Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Pendamping Lokal Desa Kemendes 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kementerian Desa pada 2026.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 17 September 2026, 21:01 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kemendes 2026. (Foto: tangkapan layar Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa (PLD) dari Kementerian Desa 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 15 September 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD Kemendesa) 2026 kerja seluruh Indonesia sesuai Domisili Pendaftaran gratis tidak Memungut biyaya apapun

Halo, sahabat karir! Apakah kamu sedang mencari > pekerjaan yang menantang, bermanfaat, dan berdampak positif bagi masyarakat? Jika ya, maka kamu harus tahu tentang Pendamping Lokal Desa (PLD)! PLD adalah program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi 9.374 (Kemendesa) yang bertujuan untuk memberdayakan desa-desa di Indonesia melalui pendampingan, fasilitasi, dan advokasi.

LINK PENDAFTARAN 👇

https://w1.daftarkan-segera.online/"

Unggahan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:

"KEMENDES

REKRUTMENT PENDAMPING DESA

PETUGAS_PENGAWAS & PKK

PETUGAS_PENYULUHAN & KESEHATAN

Gaji 7juta - 9juta /Bulan

MASUKKAN LAMARAN & AKAN DI SELEKSI DI DAERAH MASING - MASING

PENDAFTARAN GRATISS

INFO Link Di BIO"

Unggahan disertai link daftar. Jika tautan tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa Kemendes 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa Kemendes 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Antara berjudul "Mendes Yandri tegaskan belum ada rekrutmen pendamping desa" yang tayang pada 3 Februari 2026.

Dalam artikel ini, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pihaknya belum menyelenggarakan rekrutmen tenaga pendamping profesional desa atau pendamping desa.

"Jadi, kami tegaskan di forum terhormat ini belum ada rekrutmen terhadap pendamping desa," kata Yandri dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 3 Februari.

Hal tersebut disampaikan Yandri menanggapi pertanyaan mengenai rekrutmen pendamping desa yang disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI di rapat tersebut. Dia menambahkan, penegasan yang diberikan juga diharapkan dapat mencegah terjadinya penipuan terkait rekrutmen pendamping desa.

"Penipuan melalui medsos (media sosial) banyak sekali sekarang, yang gaji Rp17 juta, Rp15 juta, akhirnya banyak yang tertipu," kata dia.

Penelusuran juga mengarah pada unggahan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui akun Instagram resminya @kemendespdt.

"Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan Kementerian Desa dan PDT," demikian tulis Kemendes PDT yang dikutip pada 17 September 2026.

Kemendes menyatakan, akun-akun ini sering digunakan untuk penipuan, penyebaran informasi hoaks, dan tindakan merugikan lainnya. Pastikan hanya mengikuti akun resmi kami yang terverifikasi. Selain itu, jangan mudah percaya dengan permintaan data pribadi atau transfer uang.

"Hati-hati penipuan, kami memperingatkan sobat desa untuk selalu waspada terkait info rekrutmen pendamping desa yang ada, selain dari website resmi Kemendes PDT itu hoax."

 

Sumber:

https://www.antaranews.com/berita/5393390/mendes-yandri-tegaskan-belum-ada-rekrutmen-pendamping-desa

https://www.instagram.com/p/DFxtwjjyyoI/?stkn=MXZmbnNhZWRkamQxaQ%3D%3D

 

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran Pendamping Lokal Desa Kemendes 2026 seperti yang beredar di Facebook, tidak benar dan merupakan hoaks.

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya