Liputan6.com, Jakarta - Membeli baterai biasanya identik dengan transaksi dalam jumlah besar dan melalui jalur distribusi khusus.
Namun, CATL kini membuatnya lebih sederhana dengan menjual langsung sel baterai berkapasitas besar melalui platform online miliknya.
Advertisement
Mengutip dari laman CarNewsChina, Jumat (18/9/2026) baterai yang ditawarkan bukan produk biasa. CATL mulai menjual sel LFP berkapasitas 587 Ah melalui CATL Mall dengan harga 435 yuan atau sekitar Rp1 Jutaan per kWh.
Menariknya, produk ini sebelumnya sudah dikirim kepada pelanggan berskala besar sejak akhir 2025.
Langkah tersebut membuat sel 587 Ah kini dapat diakses oleh integrator sistem penyimpanan energi skala kecil dan menengah yang sebelumnya mungkin kesulitan membeli langsung dari produsen baterai besar.
CATL menetapkan jumlah pembelian minimum sebanyak 324 sel atau tiga kotak. Dengan kapasitas energi sekitar 1,88 kWh untuk setiap sel, pembelian minimum tersebut memiliki kapasitas total sekitar 608 kWh.
Dengan harga tersebut, pembelian minimum membutuhkan dana sekitar 265.000 yuan atau setara sekitar Rp 690 jutaan.
CATL juga memberikan garansi lima tahun tanpa biaya tambahan dan menjanjikan pengiriman pesanan dalam waktu tiga hingga lima hari.
Pada Sel 587 Ah memiliki dimensi 73,05 x 310 x 221,53 mm dengan bobot sekitar 10,6 kilogram. CATL mencatat kepadatan energi volumetriknya mencapai 379 Wh/liter
Bukan untuk Mobil Listrik
Meski CATL dikenal sebagai salah satu pemasok baterai kendaraan listrik terbesar di dunia, sel 587 Ah ini ditujukan untuk sistem penyimpanan energi, bukan kendaraan listrik.
Sel tersebut memiliki tingkat pengisian dan pengosongan hanya 0,5C, sehingga tidak ditujukan untuk aplikasi transportasi yang membutuhkan suplai daya tinggi.
CATL mengklaim usia pakainya mencapai 8.000 siklus hingga kondisi state of health 70 persen pada suhu 25 derajat Celsius.
Pada pengoperasian, sel dapat digunakan pada suhu pengosongan -25 hingga 60 derajat Celsius.
Sementara untuk pengisian, rentangnya berada pada 0 hingga 60 derajat Celsius.
CATL Pangkas Peran Distributor
Dengan sistem penjualan langsung ini merupakan bagian dari strategi CATL memperluas akses terhadap produk penyimpanan energinya.
CATL Mall sendiri diluncurkan pada Juni 2026 untuk melayani kebutuhan perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan pembelian dalam jumlah lebih kecil.
Sebelumnya, perusahaan seperti itu harus mengandalkan distributor atau perantara untuk mendapatkan sel CATL.
Kini, mereka dapat melakukan pemesanan langsung melalui platform tersebut, meski pembeli tetap harus memiliki izin usaha China yang valid.
Hingga kini, lebih dari 1.800 perusahaan telah mendaftar di CATL Mall. Namun, pembeli internasional belum dapat melakukan transaksi secara langsung tanpa melalui mekanisme lokal di China.
Menariknya, harga sel 587 Ah tersebut justru tidak menjadi yang termurah di pasar China.
Sebagai perbandingan, harga rata-rata sel LFP 280 Ah dan 314 Ah pada April 2026 dilaporkan masing-masing sekitar US$55,1 atau setara dengan Rp 900 ribuan per kWh.
Dengan menjual langsung melalui CATL Mall, perusahaan tampaknya tidak hanya mengejar harga termurah, tetapi juga menawarkan akses langsung terhadap produk CATL bagi integrator penyimpanan energi yang membutuhkan baterai dalam skala lebih kecil.