Pencarian Terakhir, Tim SAR Kembali Telusuri Daratan Carita hingga Pantai Anyer

Tak hanya di laut, pencarian hari terakhir terhadap rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda juga difokuskan di area daratan.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 17 September 2026, 10:26 WIB
Map plan pencarian hari ke-10 terhadap rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. (Liputan6.com/ Titis Widyatmoko)

 

Liputan6.com, Pandeglang - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026). Pencarian hari ini juga merupakan pencarian terakhir setelah sebelumnya diperpanjang tiga hari. Untuk memaksimalkan kondisi sekecil apapun, tim SAR kembali menyisir kawasan daratan, mulai dari pesisir Carita hingga Pantai Anyer, Pandeglang, Banten.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan, penyisiran darat dilakukan seiring verifikasi lapangan terhadap berbagai informasi laporan dari masyarakat.

"Penyisiran darat tetap kami lakukan di sepanjang pesisir Carita sampai ke Pantai Anyer, termasuk untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penemuan jenazah, yang setelah sebelumnya ditelusuri hasilnya nihil," katanya.

Rizky memaparkan, pemetaan pencarian pada hari ke-10 ini difokuskan secara merata di 10 sektor yang telah dibagi, karena seluruh area tersebut memiliki probabilitas sebagai jalur pergeseran fisik kapal cepat KM Arupadatu I maupun kedelapan penumpangnya.

Tim SAR gabungan diarahkan untuk selalu memperbarui siaran e-broadcast bekerja sama dengan Vessel Traffic Services (VTS) untuk memantau lalu lintas kapal niaga yang menyeberang di Selat Sunda.

Meskipun laporan e-broadcast dari kapal melintas belum mengonfirmasi adanya temuan baru, dia memastikan bahwa pemantauan informasi dari pengguna jasa pelayaran tetap diprioritaskan.

Operasi ini juga menyiagakan satu unit helikopter HR-3601 Basarnas di Lanud Atang Sendjaja (ATS) Bogor, Jawa Barat, dan siap dikerahkan jika diperlukan.

"Ya, kita upayakan semuanya. Basarnas memastikan seluruh jalur komunikasi dan tindakan penyisiran, baik di darat, laut, maupun udara, dioptimalkan hingga seluruh potensi titik terang dapat terverifikasi," katanya.

Sebanyak delapan orang yang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita Antara), Ari Basuki (fotografer Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu).

Berdasarkan peta rencana operasi dari Basarnas menginformasikan area pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat hari ini kian diperluas mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi, dibandingkan sehari sebelumnya mencakup 3.439 NM persegi.

Adapun sektor pencarian paling luas berada di Sektor C seluas 3.380 NM persegi yang disisir KRI Leuser dan KRI Dewa Kembar hingga memasuki perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya