Rekomendasi Saham Analis 17 September 2026: MBMA, SIDO, hingga TPIA

Berikut prediksi dan saham pilihan Ajaib Sekuritas pada perdagangan saham Kamis, (17/9/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 17 September 2026, 10:22 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (IHSG) ditutup melemah 0,38% ke 6.436 pada perdagangan saham Rabu, 16 September 2026. Lalu bagaimana prediksi IHSG dan rekomendasi saham, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan catatan Ajaib Sekuritas, pada perdagangan Rabu, 16 September 2026, IHSG ditutup melemah 0,38% atau 24,30 poin ke posisi 6.436. IHSG koreksi dalam enam hari beruntun.

Pada perdagangan kemarin, investor asing outflow Rp 592 miliar di pasar reguler. Pasar keuangan domestik memiliki daya tahan tersendiri merespon keputusan suku bunga The Fed. Imbal hasil obligasi SBN 10-tahun tetap stabil terkendali di level 7,14% pada 16 September 2026 didorong oleh real yield domestik sebesar 4% (inflasi Aug 2026 3,1%).

Sementara itu, rupiah terapresiasi 2,6% dari tingkat terendahnya ke 17.712 per dolar Amerika Serikat pada 16 September 2026 ditopang oleh efektivitas instrumen SRBI berimbal hasil 6,8%-7,3% (lelang 11 Sept 2026) yang berhasil menyerap likuiditas hingga Rp 1.062,91 triliun pada Agustus 2026 naik 40,83% YtD.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menuturkan, meskipun kondisi saat ini masih terjaga, risiko capital outflow tetap ada mengingat lonjakan mata uang AS terjadi setelah kenaikan suku bunga dapat memicu tekanan pada rupiah.

Dari emiten, PT Merdeka Battery Materials Tbk merencanakan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 1,465 miliar lembar saham dengan total alokasi dana maksimum sebesar Rp 1,383 triliun untuk periode 17 September 2026-16 Desember 2026.

Dari global, Bursa Wall Street kompak koreksi, setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 3,75%-4% pada pertemuan Sept 2026. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar dan menjadi kenaikan suku bunga pertama sejak Juli 2023. Meskipun kekhawatiran suku bunga telah ter refleksikan pada koreksi pasar beberapa waktu terakhir, pada pedagang kemarin Indeks Dow Jones turun 1,21% dan S&P 500 susut 0,44% pada Rabu, 16 September 2026.

Senada dengan arah suku bunga, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke level 5,020% pada Rabu, 16 September 2026, lanjutkan reli sejak akhir Aug 2026 sekaligus posisi tertinggi sejak Januari 2007.

"IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.400-6.500,” ujar Ratih, dikutip dari keterangan resmi, Kamis pekan ini.

 

Saham Pilihan Hari Ini

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lalu apa saja saham pilihan Ajaib Sekuritas?

Berikut saham-saham Pilihan Ajaib Sekuritas 17 September 2026

1.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Rekomendasi: Accum Buy

Closing Price: 500

TP :515

Stop loss: 480

"MBMA posisi harga di area support, berpotensi reversal membentuk morning star. Indikator stochastic crossing di area oversold indikasi rebound jangka pendek,” ujar Ratih.

MBMA merencanakan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 1,465 miliar lembar saham dengan total alokasi dana maksimum sebesar Rp 1,383 triliun untuk pada 17 September-16 Desember 2026.

 

2.PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Rekomendasi: Accum Buy

Closing Price: 348

TP :356

Stop loss: 340

“SIDO sideways posisi harga di area support. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas masih dalam momentum akumulasi,” kata Ratih.

Pihaknya menilai, melalui analisis regresi CAPM terhadap 1.200 sampel imbal hasil harian (periode September 2021–September 2026), sektor kesehatan (IDXHEALTH) terbukti secara statistik sebagai instrumen defensif karena memiliki sensitivitas pasar yang sangat rendah (Beta 0,427) serta 81,3% pergerakannya independen dari fluktuasi IHSG (R-Squared 18,7%).

 

Saham Pilihan Lainnya

Ilustrasi IHSG (Liputan6.com/Herman Zakharia)

3.PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Rekomendasi: Speculative Buy

Closing Price: 1.825

TP : 1.880

Stop loss: 1.740"

"TPIA posisi harga di area support. Indikator stochastic crossing di area jenuh jual indikasi rebound setelah koreksi dalam 10 hari beruntun,” ujar Ratih.

TPIA telah 34 tahun sejak berdiri pada 1992 memperluas perannya dari produsen bahan baku petrokimia domestik menjadi grup industri terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.

Pilar energi dan kimia, infrastruktur terpadu, serta solusi mobilitas untuk mendukung kemandirian dan pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya