5 Pemain Terburuk AC Milan Saat Dikalahkan Benfica

5 pemain AC Milan tampil buruk saat kalah 0-2 dari Benfica pada matchday pertama Liga Europa 2026-27 di San Siro.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 17 September 2026, 09:21 WIB
Pemain AC Milan Strahinja Pavlovic berebut bola dengan pemain Benfica Heorhiy Sudakov dalam laga Liga Europa antara AC Milan vs Benfica di Milan, Italia, Rabu, 16 September 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan mengawali kiprahnya di Liga Europa 2026-27 dengan hasil mengecewakan. Bermain di San Siro pada matchday pertama fase liga, Rossoneri takluk 0-2 dari Benfica, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Dua gol Benfica dicetak Dodi Lukebakio pada menit ke-16 dan Jakub Kaminski pada menit ke-53. Hasil tersebut membuat AC Milan harus mengawali perjalanan di kompetisi Eropa dengan kekalahan di hadapan pendukung sendiri.

Sejumlah pemain Milan gagal tampil maksimal sepanjang pertandingan. Berikut lima pemain yang dinilai tampil paling buruk dalam laga melawan Benfica.


Filippo Terracciano

Pemain Chelsea, Danny Welbeck (kanan), berusaha mempertahankan penguasaan bola dari pemain AC Milan, Filippo Terracciano, pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Chelsea tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0 berkat dua gol Joao Pedro serta satu gol Moises Caicedo. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Filippo Terracciano langsung melakukan kesalahan kurang dari dua menit setelah pertandingan dimulai. Ia salah memperkirakan arah bola dan kesalahannya hampir membuat Benfica mendapatkan peluang satu lawan satu.

Terracciano memang tidak menjadi penyebab gol pertama Benfica. Ia juga sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang berhasil ditepis kiper lawan, tetapi penampilannya secara keseluruhan masih berada di bawah pemain lain.


Koni De Winter dan Strahinja Pavlovic

Kiper Benfica Anatoliy Trubin menghalau sundulan pemain AC Milan Strahinja Pavlovic dalam laga Liga Europa antara AC Milan vs Benfica di Milan, Italia, Rabu, 16 September 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Koni De Winter memiliki peluang emas pada babak kedua, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol. Selain itu, performanya dalam bertahan juga kurang meyakinkan dan ia kesulitan membantu Milan membangun serangan dari belakang.

Strahinja Pavlovic menerima kartu kuning lebih awal setelah melakukan pelanggaran taktis. Ia beberapa kali mencoba membawa bola ke depan, tetapi pergerakannya terlihat kurang efektif dan ia juga terlalu sering kehilangan duel ketika bertahan.


Davide Bartesaghi

Penyerang Portugal Genoa #09, Vitinha, berebut bola dengan bek AC Milan Italia #33, Davide Bartesaghi (kanan), selama pertandingan Serie A Italia antara AC Milan dan Genoa di stadion San Siro di Milan, Italia utara, Jumat (9-1-2026) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI/AFP)

Davide Bartesaghi sempat memberikan umpan silang rendah yang mengarah kepada Goncalo Ramos. Penyerang Milan itu gagal memaksimalkan peluang tersebut, sementara Bartesaghi tidak banyak memberikan kontribusi tambahan dalam fase menyerang.

Dalam proses gol pembuka Benfica, Bartesaghi juga memiliki ruang untuk menghentikan Lukebakio. Ia mengikuti pergerakan pemain Benfica tersebut hingga akhirnya Lukebakio tetap mampu menyelesaikan peluang menjadi gol.


Goncalo Ramos

Pemain AC Milan, Goncalo Ramos, merayakan gol pertamanya dalam pertandingan Liga Italia melawan Venezia di Milan, Italia, Sabtu (29/8/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Goncalo Ramos kembali kesulitan memberikan pengaruh di lini depan Milan. Penyerang tersebut tampil sangat minim kontribusi dan gagal mengubah peluang bagus dari umpan Bartesaghi menjadi gol.

Setelah lima pertandingan, Ramos masih belum mampu menunjukkan peran yang jelas dalam skema permainan Milan. Penampilannya saat menghadapi Benfica kembali memperlihatkan masalah tersebut ketika Milan membutuhkan ketajaman di lini depan.

Sumber: Sempre Milan


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya