Diduga Curi Jeruk Rp 1 Juta, Pria di Banyuwangi Tewas Diamuk Warga

Pria berinisial VK meninggal saat dalam penanganan medis.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 15 September 2026, 22:15 WIB
Terduga pencuri jeruk tewas diamuk warga

Liputan6.com, Jakarta - Aksi main hakim sendiri di Kabupaten Banyuwangi memakan korban jiwa. Dugaan pencurian jeruk di Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang terduga pelaku berinisial VK tewas akibat dihajar massa, Selasa (15/9/2026).

​Peristiwa ini bermula pukul 04.30 WIB. Pemilik lahan berinisial SA mendapati dua orang pria, VK dan HS, telah ditangkap warga di persawahan miliknya di kawasan Kedungrejo Lancip.

Di lokasi kejadian, warga menemukan buah jeruk nipis serta jeruk manis yang telah dipetik dan dimasukkan ke dalam karung biru, bersama dua unit sepeda motor milik terduga pelaku.

​Warga yang tersulut emosi tak terbendung. Meski aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bangorejo tiba di lokasi pukul 05.00 WIB untuk mengamankan situasi, kedua terduga pelaku sudah terlanjur mengalami luka-luka berat.

“Ada dua orang yang diduga melakukan pencurian buah jeruk dan diamankan warga. Untuk kronologi selengkapnya masih kami dalami,” kata Kapolsek Bangorejo IPTU Wahid Hasyim Basri, Selasa (15/9/2026).

​Kedua terduga pelaku sempat dilarikan ke Puskesmas Kebondalem. HS hanya mengalami luka ringan dan kini mendekam di Mapolsek Bangorejo. Nahas bagi VK, luka parah yang dideritanya memaksa pihak medis merujuknya ke Rumah Sakit Graha Medika.

"Nyawa VK tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan," tambahnya.

​Dalam kasus ini, kerugian materil yang dilaporkan pemilik sawah ditaksir sebesar Rp 1,02 juta dengan barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan beberapa karung jeruk.

"Sejumlah saksi tengah diperiksa maraton untuk mengidentifikasi para pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya VK," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya