Liputan6.com, Jakarta - Banyak pemilik mobil menganggap kendaraannya siap dipakai bepergian jarak jauh, karena masih terasa nyaman digunakan setiap hari. Padahal, rutinitas seperti berangkat kerja, mengantar anak, atau menghadapi kemacetan belum tentu mencerminkan kondisi mobil saat harus menempuh perjalanan berjam-jam dengan beban kerja yang lebih berat.
Saat digunakan untuk keluar kota, mesin bekerja lebih lama, sistem pendingin harus menjaga suhu tetap stabil, ban terus bergesekan dengan aspal, sementara rem dan kaki-kaki menghadapi karakter jalan yang berbeda. Masalahnya, tidak semua komponen yang mulai menurun kondisinya akan langsung menunjukkan gejala saat dipakai harian.
Advertisement
Aki yang mulai melemah, kampas rem yang menipis, tekanan ban yang tidak sesuai, hingga berkurangnya cairan kendaraan sering kali baru disadari ketika mobil sudah berada di tengah perjalanan.
Karena itu, rasa nyaman saat berkendara sehari-hari tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan bahwa seluruh komponen masih berada dalam kondisi optimal.
Sebelum melakukan perjalanan jauh, ada beberapa bagian yang perlu mendapat perhatian. Pertama, pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan serta tidak ada retakan, benjolan, atau keausan yang tidak merata.
Selanjutnya, cek sistem pengereman, terutama jika pedal rem terasa berbeda, muncul suara saat mengerem, atau jarak pengereman menjadi lebih panjang.
Selain itu, kondisi aki dan sistem kelistrikan juga penting diperiksa agar mobil tidak mengalami kesulitan saat dinyalakan.
Oli mesin, coolant, minyak rem, dan cairan lainnya juga perlu dipastikan volumenya sesuai, sementara sistem pendingin harus bekerja dengan baik untuk mengurangi risiko mesin mengalami panas berlebih selama perjalanan.
Bagi pemilik kendaraan yang tidak terbiasa memeriksa kondisi mobil secara detail, pemeriksaan menyeluruh dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.
Periksa Mobil Sehari-Hari
CEO Garasi.id, Ardy Alam, mengatakan bahwa mobil yang sehari-hari terasa normal tetap perlu diperiksa sebelum digunakan untuk perjalanan dengan beban yang berbeda.
Selain itu, mobil yang sehari-hari terasa normal belum tentu seluruh komponennya berada dalam kondisi optimal. Ketika akan digunakan untuk perjalanan jauh, kendaraan akan bekerja lebih lama sehingga kondisi komponen perlu dipastikan terlebih dahulu.
"Pemeriksaan sebelum perjalanan dapat membantu pemilik mengetahui potensi masalah lebih awal dan melakukan penanganan sebelum kendaraan digunakan keluar kota," ujar Ardy, dalam keterangan resmi, Rabu (16/9/2026).
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Garasi.id menghadirkan layanan General Check Up yang mencakup hingga 80 titik pengecekan di wilayah Jabodetabek.
Pemeriksaan meliputi mesin, sistem pendingin, rem, aki, ban, suspensi, kelistrikan, oli, berbagai cairan kendaraan, hingga komponen pendukung lainnya, sehingga pemilik dapat mengetahui kondisi mobil secara lebih menyeluruh sebelum berangkat.