Kronologi MT Mauhau Evakuasi Korban Kapal Virgo Transport 8

MT Mauhau langsung bergerak setelah menerima informasi KMP Virgo Transport 08 tenggelam. Sebanyak 16 korban berhasil dievakuasi.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 13 September 2026, 15:15 WIB
Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga mengevakuasi 16 korban Kapal Virgo Transport 8 dan membantu pencarian korban lainnya. (Dok Pertamina)

Liputan6.com, Jakarta - Kapal tanker MT Mauhau langsung bergerak membantu proses pencarian dan penyelamatan setelah menerima informasi mengenai tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).

Saat kejadian, MT Mauhau yang merupakan kapal milik PT Pertamina Patra Niaga tengah berlayar dari Banjarmasin menuju Tuban. Informasi mengenai kecelakaan tersebut diterima awak kapal melalui radio VHF.

Mendapat informasi adanya kapal yang tenggelam di sekitar wilayah pelayarannya, nakhoda dan awak MT Mauhau kemudian mendatangi lokasi kejadian. Mereka turut membantu proses pencarian dan evakuasi korban.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Hingga laporan terakhir, sebanyak 16 orang berhasil dievakuasi ke atas MT Mauhau, termasuk nakhoda Kapal Virgo Transport 8.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam respons tersebut.

“Begitu menerima informasi adanya kapal yang tenggelam, Nakhoda dan crew MT Mauhau segera mengambil langkah untuk membantu proses penyelamatan. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, dan kami bersyukur hingga saat ini 16 korban telah berhasil dievakuasi ke atas kapal,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Salah satu korban mengalami luka pada bagian kaki. Korban kemudian mendapat penanganan awal dari awak MT Mauhau.

 

Kapal Lain Ikut Beri Bantuan

Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga mengevakuasi 16 korban Kapal Virgo Transport 8 dan membantu pencarian korban lainnya. (Dok Pertamina)

Setelah 16 korban berhasil dievakuasi, proses pencarian dan penyelamatan tidak berhenti. MT Mauhau berkoordinasi dengan Basarnas Banjarmasin untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban lainnya.

Tim Basarnas kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan operasi pencarian. Sejumlah kapal lain juga turut memberikan bantuan, di antaranya TB TCP 205 dan KMP Haidar.

Sambil menunggu proses evakuasi berikutnya, awak MT Mauhau memberikan penanganan awal kepada para korban yang telah diselamatkan. Bantuan tersebut berupa makanan, minuman, serta kebutuhan lain sesuai kondisi korban.

Kitty mengatakan Pertamina Patra Niaga masih terus berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses penyelamatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh pihak yang terlibat. Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dengan baik dan mendukung proses pencarian terhadap korban lainnya,” kata Kitty.

 

Keselamatan Jadi Prioritas

MT Mauhau diketahui sedang dalam perjalanan menuju Tuban ketika menerima informasi mengenai tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8. Respons awak kapal terhadap informasi tersebut kemudian diarahkan untuk membantu penyelamatan di sekitar lokasi kejadian.

Pertamina Patra Niaga menyatakan keselamatan menjadi prioritas dalam penanganan kondisi darurat di laut, sementara proses pencarian dan evakuasi korban lainnya terus dilakukan bersama Basarnas dan sejumlah kapal yang berada di lokasi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya