Harga Emas Antam Hari Ini 12 September 2026 Naik Rp 4.000, Simak Rincian di Sini

Berikut daftar harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam pada Sabtu, (12/9/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 12 September 2026, 10:17 WIB
Pegawai menunjukkan emas batangan 24 karat di gerai Galeri 24, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Sabtu (12/9/2026). Harga emas Antam hari ini naik Rp 4.000.

Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini ditetapkan Rp 2.604.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam tercatat Rp 2.600.000 per gram.

Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga beli kembali emas Antam. Harga buyback lebih mahal Rp 4.000 menjadi Rp 2.454.000 per gram.

Sebagai informasi, harga buyback merupakan nominal yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas batangan kepada Antam. Sementara itu, harga yang tercantum di awal merupakan harga jual resmi emas kepada konsumen.

Harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high pada Kamis (29/1/2026), yakni Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback mencapai Rp 2.989.000 per gram.

Perlu diingat, harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.

Rincian Harga Emas Antam Sabtu (12/9/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.352.000
  • 1 gram: Rp 2.604.000
  • 2 gram: Rp 5.158.000
  • 3 gram: Rp 7.719.000
  • 5 gram: Rp 12.835.000
  • 10 gram: Rp 25.590.000
  • 25 gram: Rp 63.810.000
  • 50 gram: Rp 127.455.000
  • 100 gram: Rp 254.760.000
  • 250 gram: Rp 636.590.000 (pre order)
  • 500 gram: Rp 1.272.900.000 (pre order)
  • 1.000 gram: Rp 2.544.600.000 (pre order)

Harga Emas Dunia

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Sebelumnya, harga emas menguat lebih dari 1% pada Jumat, 11 September 2026 (Sabtu pagi Jakarta). Harga emas dunia bangkit kembali dari penurunan baru-baru ini dan menemukan titik dasar jangka pendek, meskipun data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kuat memperkuat harapan kenaikan suku bunga oleh the Federal Reserve (the Fed) pekan depan.

Mengutip CNBC, Sabtu (12/9/2026), harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.363,01 per ons. Namun, logam mulia ini mencatat penurunan sekitar 1,5% sepanjang pekan.

"Emas pulih dengan cepat setelah sempat turun sesaat, karena data CPI tampaknya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pekan depan. Volatilitas cenderung mereda karena pasar sudah memperhitungkan kemungkinan kenaikan sebesar 70%," ujar seorang pedagang logam independen, Tai Wong.

"Pergerakan harga saat ini mengindikasikan bahwa emas sedang menemukan titik dasar jangka pendek setelah penurunan baru-baru ini,” ia menambahkan.

Harga emas berjangka AS ditutup hampir tidak berubah di level US$ 4.408,90 per ons.

Harga sempat turun hampir 2% pada Kamis setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) AS menunjukkan kenaikan harga yang sesuai dengan ekspektasi pada Agustus.

 

 

Sentimen Harga Minyak

Harga Minyak Dunia. Foto: Freepik/wirestock

Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,4% bulan lalu setelah sebelumnya naik tipis 0,1% pada Juli, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis pada Jumat.

Harga minyak turun, tetapi tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.

Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi, sehingga memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga. Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (bunga).

Para pedagang memperhitungkan peluang sebesar 87% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, naik dari 67% sebelum data inflasi dirilis, menurut data CME FedWatch Tool.

Permintaan emas di India cenderung lesu pekan ini karena fluktuasi harga membuat pembeli menahan diri, sementara permintaan investasi tetap kuat di China, negara konsumen emas terbesar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya