Roblox Siapkan Game yang Bisa Dimainkan Tanpa Internet dan Aplikasi

Roblox menyiapkan cara baru untuk memainkan game, termasuk lewat browser dan tanpa internet. Bagaimana cara kerjanya?

oleh Muhammad Yudha PratamaDiterbitkan 13 September 2026, 12:07 WIB
Roblox. Credit: xbox.com

Liputan6.com, Jakarta - Roblox menyiapkan cara baru untuk memainkan game tanpa harus selalu membuka aplikasi. Platform tersebut akan membawa permainan ke browser dan menghadirkan mode offline untuk game tertentu.

Dikutip dari Engadget, Minggu (13/9/2026), Roblox berencana menghadirkan fitur bermain lewat browser pada akhir 2026. Pada tahap awal, fitur ini hanya mendukung Google Chrome sehingga pemain bisa masuk ke game tanpa memasang aplikasi Roblox.

Pemain nantinya dapat membuka game melalui halaman Experience Details atau tautan yang dibagikan lewat mesin pencarian, YouTube, X, maupun email. Setelah tautan dibuka, permainan mampu dijalankan langsung melalui browser.

Roblox juga menyiapkan mode offline untuk game tertentu. Mode offline ditujukan bagi permainan solo yang masih bisa berjalan ketika koneksi internet tidak tersedia.

Mode offline direncanakan tersedia secara luas pada pertengahan 2027. Sebelum peluncuran penuh, Roblox akan memberikan akses awal kepada sejumlah pemain untuk mencoba fitur itu.

Selain memudahkan akses, perubahan ini memberi pilihan baru bagi developer dalam mendistribusikan game. Roblox berencana memungkinkan mereka menawarkan game sebagai aplikasi mandiri untuk perangkat mobile, PC, dan konsol.

Game yang dibuat sebagai aplikasi mandiri tetap terhubung dengan sistem yang sama. Pemain masih dapat bermain bersama pengguna lain yang mengakses game melalui aplikasi Roblox.

Roblox turut memperluas jenis game yang mampu dibuat di platformnya. Selain game 3D, pengembang kini bisa membuat game 2D, puzzle, turn-based, dan asynchronous multiplayer.

Roblox Ingin Game Lebih Mudah Diakses

CEO Roblox, Dave Baszucki, mengatakan perusahaan ingin pemain dapat menikmati game dari berbagai perangkat dan platform. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Roblox memperluas cara orang menemukan dan memainkan game.

Roblox juga memperkuat alat berbasis AI untuk membantu developer membuat game. Salah satunya adalah "Build", yang memungkinkan game dibuat menggunakan prompt teks.

Sejak versi alpha diluncurkan di Selandia Baru, Build telah digunakan untuk menerbitkan sekitar 9.000 game. Roblox menyebut 71% pengguna yang membuat game dengan alat ini sebelumnya belum pernah menggunakan Roblox Studio.

Dengan berbagai perubahan itu, Roblox ingin membuat platformnya lebih mudah diakses, baik untuk pemain maupun pengembang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya