Ban Tubeless atau Ban Biasa, Mana Lebih Cocok?

Ban tubeless dan ban biasa memiliki perbedaan dari struktur, ketahanan terhadap kebocoran, kenyamanan, hingga perawatannya.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 13 September 2026, 09:02 WIB
Ilustrasi pengecekan kondisi ban mobil. (dok. Bridgestone)

Liputan6.com, Jakarta - Ban menjadi salah satu komponen penting pada mobil karena bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Selain memengaruhi kenyamanan, jenis ban juga berkaitan dengan kestabilan dan keselamatan berkendara.

Secara umum, terdapat dua jenis ban yang banyak digunakan, yakni ban tubeless dan ban biasa atau tube type.

Meski secara sekilas terlihat serupa, keduanya memiliki sejumlah perbedaan mulai dari struktur, ketahanan terhadap kebocoran, kenyamanan, hingga perawatan.

Lantas, apa saja perbedaan ban tubeless dan ban biasa. Hingga bagaimana membedakan keduanya.

Mengutip dari laman Daihatsu, Minggu, (13/9/2026) berikut ini adalah hal yang bisa membedakan keduanya:

1. Struktur Ban Berbeda

Perbedaan paling mendasar terletak pada konstruksinya. Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam, sedangkan ban biasa menggunakan ban dalam untuk menyimpan udara.

Karena tidak memiliki ban dalam, konstruksi ban tubeless lebih sederhana dari sisi komponen dan perawatannya juga cenderung lebih praktis.

2. Ketahanan Saat Terkena Paku

Selanjutnya dari sisi kebocoran, ban tubeless memiliki keunggulan ketika mengalami kebocoran kecil.

Saat tertusuk benda tajam seperti paku, udara pada ban tubeless umumnya keluar secara perlahan sehingga pengemudi masih memiliki waktu untuk mencari tempat perbaikan.

Sementara itu, ban biasa cenderung lebih cepat kehilangan tekanan karena udara tersimpan di dalam ban dalam yang dapat langsung bocor ketika tertusuk.

3. Kenyamanan Berkendara

Lanjut sektor kenyamanan, pada ban biasa memiliki karakter yang relatif lebih empuk karena ban dalam yang membantu meredam getaran dari permukaan jalan.

Sebaliknya, konstruksi ban tubeless lebih kokoh sehingga dapat memberikan rasa berkendara yang lebih stabil, terutama ketika digunakan di jalan yang tidak rata maupun perjalanan jarak jauh.

 

4. Perawatan dan Perbaikan

Ilustrasi ban mobil (freepik.com)

Ban tubeless juga menawarkan kemudahan dari sisi perawatan. Ketika mengalami kebocoran kecil, proses perbaikannya dapat dilakukan tanpa harus melepas keseluruhan ban dari pelek.

Berbeda dengan ban biasa yang umumnya membutuhkan proses pembongkaran untuk memperbaiki atau mengganti bagian ban dalam yang mengalami kebocoran.

5. Harga Tidak Sama

Dari segi harga, ban tubeless umumnya memiliki banderol lebih mahal dibandingkan ban biasa.

Hal tersebut berkaitan dengan konstruksi dan teknologi yang digunakan. Meski demikian, ketahanan terhadap kebocoran dan kemudahan perawatan menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih ban tubeless.

Cara Membedakannya

Ada beberapa cara sederhana untuk mengetahui apakah sebuah ban termasuk tubeless atau ban biasa.

Salah satunya dengan melihat tulisan pada bagian dinding ban. Jika terdapat tulisan "Tubeless", berarti ban tersebut tidak menggunakan ban dalam.

Sementara jika tulisan "Tube Type" menunjukkan ban tersebut menggunakan ban dalam.

Perbedaan lainnya dapat dilihat dari bagian pentil. Pada ban tubeless, pentil terpasang langsung pada pelek, sedangkan pada ban biasa pentil terhubung dengan ban dalam.

 

Mana yang Lebih Baik?

Jika dari sisi kelayakan mana yan lebih baik. Menariknya tidak ada pilihan yang mutlak lebih baik karena penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Ban tubeless bisa menjadi pilihan bagi pengemudi yang sering melakukan perjalanan jauh dan menginginkan perawatan yang lebih praktis.

Sementara itu, ban biasa masih dapat digunakan, terutama bagi pemilik kendaraan yang mempertimbangkan biaya dan kenyamanan berkendara.

Terlepas dari jenis yang digunakan, kondisi ban tetap perlu diperhatikan. Pemilik mobil disarankan rutin memeriksa tekanan angin, menghindari muatan berlebih, melakukan spooring dan balancing secara berkala, serta mengecek kondisi ban sebelum melakukan perjalanan jauh.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya