Liputan6.com, Jakarta - Kasus perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie kembali menyita perhatian publik. Pengadilan Agama hari ini menggelar sidang lanjutan yang berujung pada penetapan jadwal mediasi bagi kedua belah pihak.
Kuasa hukum Audi Marissa, Ryan Iswara, mengonfirmasi bahwa sidang kali ini belum masuk ke pokok perkara, melainkan hanya menetapkan agenda mediasi yang wajib diikuti Audi dan Anthony Xie.
Advertisement
"Ya, ya untuk hari ini sidangnya penetapan untuk jalur mediasi di tanggal 22, mungkin untuk para pihak juga hadir di sidang mediasi di tanggal 22. Gitu ya rekan-rekan," ungkap Ryan Iswara saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
Audi Pastikan Hadir di Mediasi Perdana
Meski absen dalam sidang hari ini, Ryan menegaskan kliennya tetap berkomitmen mengikuti proses hukum sesuai aturan. Ia menyebut kehadiran dalam sidang mediasi memang bersifat wajib bagi kedua pihak yang berperkara.
"Untuk mediasi seharusnya wajib hadir. Kalau itu sih sudah kita konfirmasi sih hadir insyaallah, gitu," tuturnya kepada awak media.
Sidang hari ini sendiri hanya dihadiri oleh kuasa hukum dari masing-masing pihak, sementara Audi Marissa maupun Anthony Xie belum perlu turun langsung. Ryan menyebut agenda tanggal 22 mendatang akan menjadi pertemuan mediasi yang pertama kali digelar.
"Mediasi, mediasi pertama. Gitu," jelas Ryan singkat.
Keputusan Bercerai Sudah Bulat sejak 2025
Ryan mengungkapkan bahwa langkah hukum ini diambil setelah berbagai upaya damai gagal mempertahankan rumah tangga Audi dan Anthony. Perpisahan tempat tinggal disebut sudah berlangsung sejak tahun 2025 sebagai syarat sebelum gugatan resmi diajukan.
"Sudah, sudah upaya kekeluargaan, sudah berkomunikasi, ya perjalanannya tidak ada kecocokan untuk berjalan bersama, ya ini mungkin keputusan yang terbaik buat pasangan Ibu Audi sama Pak Anton gitu," papar Ryan.
Ia pun menegaskan bahwa sikap Audi Marissa untuk berpisah dari Anthony Xie sudah final dan tidak akan berubah lagi, terlepas dari bagaimana proses mediasi nanti berjalan.
"Iya udah bulat, udah bulat mau berpisah, mungkin ya ini keputusan yang terbaiklah buat masing-masing pihak, seperti itu," pungkasnya.