Berharap Titik Terang, Istri Jurnalis Merdeka.com Ikut Pencarian

Istri salah satu jurnalis yang hilang kontak ikut pencariaan menyusuri Selat Sunda.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 10 September 2026, 11:12 WIB
Yanti, istri Arie Basuki, jurnalis Merdeka.com yang merupakan salah satu dari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Liputan6.com, Jakarta - Keluarga lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus menanti kepastian. Sejumlah istri pewarta tersebut pun mendatangi posko pencarian di Carita, Pandeglang, Banten.

Yanti, istri Arie Basuki, jurnalis Merdeka.com yang merupakan salah satu dari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, ikut dalam proses pencarian bersama tim SAR gabungan menggunakan kapal milik Polairud Mabes Polri.

Ia menyusuri perairan Selat Sunda bersama tim pencari dengan harapan menemukan titik terang dan seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Yanti menyatakan keterlibatannya dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda karena panggilan hati.

"Karena panggilan hati saja saya harus ikut mencari suami saya," kata Yanti, Kamis (10/9/2026).

Yanti mengatakan, perbekalan yang dibawa sudah minim setelah beberapa hari sejak lima jurnalis hilang kontak, sementara proses pencarian belum menemukan hasil.

"Karena sudah tiga hari perbekalan mereka juga minim, titik terang belum ada, jadi panggilan hati saja, saya harus ikut cari," tuturnya.

Yanti pun berharap keterlibatannya dalam proses pencarian dapat membuahkan hasil.

"Mudah-mudahan dengan ada ikutnya saya di sini bisa ada titik terang," imbuhnya.

Memasuki Hari Ketiga

Tim SAR masih menyisir perairan Selat Sunda, mulai dari Dermaga Panjang menuju Pulau Sebesi hingga kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau. (Liputan6/Ardi Munthe)

Memasuki hari ketiga, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Sebanyak delapan orang yang berada di dalam speed boat masih dalam pencarian, terdiri dari kapten kapal, ABK, guide, serta lima orang jurnalis.

Pada H.3, area pencarian diperluas menjadi enam sektor dengan total luas sekitar 2.483 nautical mile persegi. Pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, Potensi SAR, nelayan, dan masyarakat, dengan dukungan sejumlah kapal dan RIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S. Sos., mengatakan perluasan sektor dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian terhadap seluruh korban.

“Memasuki hari ketiga, kami memperluas area pencarian dan mengerahkan lebih banyak unsur serta sarana. Seluruh kekuatan yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad.

Operasi SAR turut didukung drone thermal, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya