Liputan6.com, Jakarta - Hari ketiga pencarian wartawan merdeka.com dan rombongan hilang kontak di Selat Sunda diperluas. Kantor SAR Banten menyisirke arah utara sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, terkait strategi pencarian lanjutan, difokuskan operasi di sisi selatan telah tercover penuh hingga radius kurang lebih 20 NM (Nautical Mile) dari titik tengah Anak Gunung Krakatau.
Advertisement
Namun demikian pada hari ini Tim SAR gabungan berencana memperluas area pencarian ke sisi utara dengan tetap berada di sekitar kawasan Anak Gunung Krakatau. Perluasan ini disesuaikan dengan hasil perhitungan arus, pergeseran ombak, serta arah angin.
"Kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu," ucapnya.
Sementara itu terkait potensi penambahan personel maupun armada, pihaknya akan terus melakukan penambahan menyusul evaluasi yang dilakukan pada Rabu (9/9). Di sisi lain, unsur TNI AL melalui Danlanal dipastikan tetap mengerahkan kapal besar untuk membantu proses pencarian sambil melakukan lego jangkar di sekitar lokasi.
"Operasi yang tengah berjalan difokuskan pada pencarian, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi penyelamatan secara langsung," ujarnya.
Untuk faktor aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau yang masih berstatus aktif dengan radius rekomendasi dari PVMBG sejauh 3 kilometer serta kondisi arus di Selat Sunda yang cukup ekstrem, pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperhatikan keselamatan.
"Berdasarkan pantauan di lapangan, angin dan gelombang laut terpantau semakin kencang menjelang siang dan sore hari. Adapun tinggi gelombang di perairan tersebut pada hari ini tercatat bervariasi antara 1 hingga 2 meter," beber al Amrad.