Liputan6.com, Jakarta - Sepanjang tahun lalu, penjualan mobil berhasil mencapai target yang telah ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Namun, secara keseluruhan, penjualan roda empat memang mengalami penurunan sekitar 7 persen dibanding pencapaian sebelumnya.
Berdasarkan data Gaikindo, wholesale sales (pabrik ke dealer) roda empat pada Januari hingga Desember 2025, mencapai 803.687 unit. Angka tersebut, sejatinya memang turun 7, persen dibanding 2024 yang mencapai 865.723 unit.
Advertisement
Sedangkan retail sales atau dealer ke konsumen, sepanjang 2025 mencapai 833.692 unit, atau turun 6,3 persen dibanding 2024, yang mencapai 889.680 unit.
Namun, di tengah dinamika pasar roda empat pada tahun lalu, pembiayaan otomotif ternyata mengalami peningkatan.
Setidaknya, hal tersebut yang dirasakan oleh PT Bank Danamon Indonesia, yang mencatatkan pertumbuhan lebih dari 40 persen pada tahun fiskal 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kinerja tersebut didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan serta fokus pada nasabah di segmen emerging affluent dan affluent.
Pendekatan ini membantu Danamon menjaga kualitas portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat.
Dijelaskan Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, pihaknya melihat pembiayaan otomotif sebagai salah satu sarana untuk memperluas hubungan dengan nasabah dan memberikan nilai tambah dalam jangka panjang.
Melalui sinergi MUFG, Danamon dan Adira Finance, kami tidak hanya membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi melalui beragam solusi keuangan yang holistik di setiap tahap perjalanan finansial mereka.
"Pendekatan inilah yang menjadi salah satu fondasi bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi nasabah," jelas Ivan, dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).
Ekosistem Pembiayaan
Dalam ekosistem pembiayaan otomotif Danamon, Adira Finance berperan dalam pengembangan produk, operasional, dan proses penagihan, sementara Danamon mendukung distribusi berjalan optimal melalui jaringan cabang, kanal digital, program payroll, dan tim relationship management.
Basis nasabah korporasi MUFG turut melengkapi model tersebut dengan membuka peluang akuisisi nasabah baru melalui program employee banking dan payroll-linked acquisition.
Selain menjadi pendorong pertumbuhan pembiayaan otomotif, bisnis ini juga berkontribusi terhadap profitabilitas Danamon serta memperkuat ekosistem perbankan ritelnya.
Selain mencatat pertumbuhan pembiayaan otomotif, Danamon juga mendapatkan penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada ajang The Asian Banker Indonesia Awards 2026 yang digelar pada 20 Agustus 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Danamon dalam mengembangkan ekosistem pembiayaan otomotif yang terintegrasi serta menghadirkan solusi finansial bagi nasabah.
Transformasi Digital
Transformasi digital turut menjadi salah satu fondasi penting bagi kinerja pembiayaan otomotif Danamon.
Melalui D-Bank PRO, nasabah dapat melihat langsung katalog kendaraan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan pembiayaan secara digital dalam satu alur yang terintegrasi.
Upaya tersebut dilengkapi dengan sinergi antara Danamon, Adira Finance, dan entitas MUFG Group melalui berbagai collaboration event, termasuk kegiatan test drive untuk meningkatkan keterlibatan calon nasabah dan memperluas penetrasi pasar.
Manfaatkan Pameran IIMS
Danamon juga memanfaatkan momentum pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) untuk menjangkau lebih banyak calon nasabah melalui berbagai penawaran pembiayaan yang relevan.
Danamon menerapkan proses pra‑seleksi dan memanfaatkan data internal mengenai perilaku nasabah untuk mendukung penilaian risiko yang akurat dan terukur. Pendekatan ini juga mendukung upaya Danamon dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan otomotif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.