Kebakaran Hutan Dekati Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara

Kebakaran hutan merembet ke kawasan TWA Ijen dekat Pondok Bunder. Jalur pendakian ditutup sementara hingga api padam.

oleh nofie tessarDiterbitkan 08 September 2026, 21:00 WIB
(Foto:Dok.Pemkab Banyuwangi)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hutan terjadi di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Api bahkan telah merembet hingga mendekati kawasan Pondok Bunder yang menjadi bagian dari jalur pendakian menuju Kawah Ijen, Jumat (4/9/2026).

Kondisi tersebut membuat akses pendakian menuju Kawah Ijen ditutup sementara demi keselamatan wisatawan dan masyarakat.

"Demi keselamatan, pendakian ke Kawah Ijen ditutup sementara. Saya minta seluruh OPD terkait untuk backup penanganan pemadaman kebakaran," kata Bupati Banyuwang Ipuk Fiestiandani, saat memimpin rakor OPD, membahas kebakaran Ijen, Jumat (4/9/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan, titik api pertama kali terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu (2/9/2026). Sejak itu, petugas melakukan penanganan secara bertahap untuk mencegah api meluas.

Penanganan berlanjut hingga Kamis dini hari. Tim gabungan mulai melakukan penyemprotan di kawasan TWA Ijen sekitar pukul 02.00 WIB sekaligus memantau wilayah hutan di Desa Tamansari.

BPBD Banyuwangi bersama sejumlah pihak hingga kini masih bersiaga menangani kebakaran tersebut.

Pos Pemantauan Disiapkan di Paltuding

Untuk memperkuat pengawasan, pos pemantauan kebakaran hutan dan lahan disiapkan di kawasan Paltuding. Pos tersebut didukung mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional BPBD, serta personel yang disiagakan.

"Selain penanganan dari darat, BPBD Banyuwangi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk membahas kemungkinan penanganan melalui jalur udara," katanya.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan karena medan di kawasan Ijen cukup berat. Tebing dan jurang curam membuat kendaraan sulit menjangkau sejumlah titik kebakaran.

Petugas juga telah menyiapkan sekitar 15 unit jet pump dengan kemampuan jangkauan semprotan sekitar 15 meter.

BBKSDA Tutup Jalur hingga Api Padam

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nur Patria Murniawan mengatakan, penutupan jalur dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan wisatawan maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan.

"Hari ini memang jadwalnya tutup karena ada kegiatan Rijig-rijig Kawah Ijen. Kemudian karena ada kebakaran, kita tutup mulai hari ini jalur pendakian sampai waktu yang tidak ditentukan, menunggu api padam," terang Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria Murniawan.

Menurut Patria, kondisi kebakaran masih perlu diwaspadai karena api terus membesar dan telah memasuki kawasan TWA Ijen di sekitar Pondok Bunder.

"Api saat ini semakin membesar dan sudah masuk kawasan TWA Ijen, tepatnya di sekitar Pondok Bunder. Kami bersama tim juga teman-teman pecinta alam, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar langsung melakukan upaya pemadaman," ujarnya.

Ia menambahkan, faktor keselamatan menjadi alasan utama penutupan pendakian. Apalagi, angin di kawasan Ijen cukup kencang sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.

Patria juga meminta masyarakat dan wisatawan tidak memaksakan diri masuk ke kawasan Ijen selama jalur pendakian masih ditutup.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama wisatawan, untuk bersabar dan selalu mengikuti informasi terbaru dari petugas," pintanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya