Liputan6.com, Jakarta - Liquid Network, sebuah jaringan pembayaran dan penyelesaian berbasis Bitcoin, menyatakan pada Minggu, 6 September 2026, dana sekitar US$ 320 juta atau Rp 5,64 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.650) telah ditarik dari dompet federasinya akibat peretasan.
"Pihak yang mengaku sebagai peretas white-hat menarik sekitar 4.000 dari total 4.200 bitcoin yang tersimpan dalam dompet Liquid Federation, ungkap Liquid Network dalam sebuah unggahan di X.
Advertisement
"Dompet Liquid akan terdampak, dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Liquid Network, demikian dikutip dari Channel News Asia, Selasa, (8/9/2026).
Liquid menambahkan, pihaknya telah menghentikan transaksi baru.
Dana tersebut ditarik melalui SideSwap, sebuah platform penyelesaian yang memiliki izin untuk menangani penarikan dari jaringan tersebut. Akan tetapi, Liquid Network menambahkan bahwa kunci yang digunakan dalam proses itu tidak sampai bocor atau disalahgunakan.
Mengutip the block, Liquid menyatakan telah memberi tahu bursa kripto yang telah atau akan menangguhkan layanan deposit dan penarikan untuk LBTC, token Liquid yang didukung oleh Bitcoin. Liquid juga menonaktifkan node bridge (jembatan penghubung) untuk sementara waktu, sehingga mencegah pengiriman transaksi baru ke jaringan.
"Pada dasarnya, sidechain Liquid dihentikan sementara hingga masalah ini teratasi," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Aset Lain Tak Terdampak
Menurut pihak jaringan, aset lain yang diterbitkan di Liquid, termasuk USDT, DePix, dan aset dunia nyata tidak terdampak oleh insiden keamanan ini. Namun, Liquid memperingatkan bahwa dompet pengguna akan terkena dampak dari gangguan tersebut.
Liquid adalah sidechain Bitcoin yang dirancang untuk transfer yang lebih cepat dan rahasia serta penerbitan aset digital. BTC yang dikunci di jaringan Bitcoin direpresentasikan sebagai LBTC di Liquid, dengan operator federasi yang bertanggung jawab mengamankan bitcoin yang menjadi aset dasarnya.
Jaringan tersebut menyatakan anggota federasi sedang berupaya menyelesaikan insiden ini dan memulihkan aktivitas normal. Liquid tidak mengungkapkan kapan mereka berencana untuk mengaktifkan kembali jaringan atau memberikan rincian mengenai komunikasi mereka dengan pihak yang mengaku sebagai peretas white-hat tersebut.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.