Dua Malam Marselus Menunggu Kepastian di Bandara Soetta

Marselus datang ke bandara untuk terbang ke Papua Tengah. Dua malam berlalu, penerbangan belum juga berangkat dan kepastian refund tiket masih harus ditunggu.

oleh Tisha Maulida FazriahDiterbitkan 07 September 2026, 21:03 WIB
Marselus Bobii, salah satu penumpang pesawat menuju Papua Tengah yang masih menunggu kepastian kapan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta akan kembali dibuka, imbas abu vulkanik Anak Krakatau. (Liputan6/Tisha Maulida)

Liputan6.com, Jakarta - Rencana Marselus Bobii untuk pulang ke Papua Tengah belum juga terwujud. Dua malam sudah ia habiskan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), menunggu kepastian kapan bisa kembali melanjutkan perjalanan.

Marselus (40) sebenarnya sudah berada di bandara sejak Sabtu pagi. Ia dijadwalkan terbang pukul 12.45 WIB. Namun, penerbangannya ditunda hingga akhirnya gangguan penerbangan meluas setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Sebenarnya saya mau pulang ke Papua Tengah pada Sabtu jam 8 pagi saya sudah datang dan seharusnya 12.45 saya sudah berangkat, tapi katanya tiba-tiba bilang ada penundaan keberangkatan,” kata Marselus saat ditemui Liputan6.com di Bandara Soetta, Senin (7/9/2026).

Penutupan sementara operasional Bandara Soetta hingga Senin (7/9/2026) pukul 18.00 WIB membuat perjalanan Marselus semakin tidak pasti. Ia memilih tetap bertahan di bandara karena biaya hotel cukup mahal.

“Mau gimana, hotel juga mahal, mau enggak mau saya harus menginap dua malam disini, tapi katanya sih sampai jam enam sore ini, tapi itu juga belum pasti,” kata pria yang akrab disapa Bobii itu.

Selama berada di bandara, Marselus mengaku tidak mendapatkan akomodasi berupa makanan maupun penginapan dari maskapai yang akan ia naiki.

Kini, ia berharap ada kepastian soal perjalanan berikutnya. Jika penerbangan tak kunjung bisa dilakukan, Marselus ingin tiketnya segera dikembalikan.

“Sebetulnya saya ingin di-refund tiketnya, tapi tadi saya datang mendapatkan surat ini katanya saya harus nunggu 21 hari,” ucap Marselus.

Waktu tunggu refund tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi Marselus.

Ia mengaku perbekalannya mulai terbatas jika harus kembali menunggu lebih lama di bandara.

 

Refund Tak Selalu Bisa Dilakukan Langsung

Penampakan antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang ingin mendaftar bus gratis dengan tujuan beberapa kota di Pulau Jawa. (Liputan6.com/ Devira)

Kesulitan mengurus refund juga dirasakan penumpang lain. Ratna Indraswari (40), penumpang asal Palangkaraya, sempat mencoba mengurus pengembalian tiket secara langsung di bandara.

Namun, proses tersebut tidak bisa langsung dilakukan di konter.

“Kemarin saya mau refund tiket, tapi sempet terkendala, jadi saya menghubungi ke bagian counter check-in tapi baru bisa di-refund melalui online, itu pun saya infonya maksimal 7 hari baru bisa sampai dananya,” ujar Ratna.

Ratna juga masih memikirkan nasib rekannya yang penerbangannya batal, tetapi status keberangkatannya disebut sudah tercatat.

“Yang kasihan temen saya, karena dia enggak jadi berangkat tapi udah dinyatakan berangkat, jadi enggak tahu ini tiketnya hangus atau bisa dikembalikan,” tandas Ratna.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya