Liputan6.com, Kuala Lumpur - Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Kuala Lumpur membantah pernah berupaya menentukan siapa yang memimpin Malaysia. Kedubes AS menegaskan setiap klaim yang menyebut sebaliknya tidak benar.
"AS tidak pernah berupaya menentukan kepemimpinan politik Malaysia. Setiap keterangan yang menyatakan sebaliknya adalah tidak benar," kata Kuasa Usaha AS David H. Gamble Jr seperti dilaporkan New Straits Times.
Advertisement
Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Parti Islam Se-Malaysia (PAS) Tan Sri Abdul Hadi Awang mengklaim seorang perwakilan Kedubes AS pernah menanyakan kepadanya siapa yang akan diusulkan PAS sebagai perdana menteri.
Menurut Hadi, pertemuan tersebut berlangsung ketika PAS masih tergabung dalam koalisi Pakatan Rakyat, sekitar waktu kunjungan Presiden AS saat itu, Barack Obama, ke Malaysia pada 2014.
Hadi menyampaikan klaim itu dalam pidato penutupan Muktamar Tahunan PAS ke-72 di Kota Baru, Minggu (6/9).
Ia mengatakan dua tokoh PAS, Datuk Seri Takiyuddin Hassan dan Datuk Seri Dr Ahmad Samsuri Mokhtar, sebelumnya juga pernah bertemu dengan perwakilan Kedubes AS. Saat itu, Takiyuddin menjabat Asisten Sekretaris Jenderal PAS, sementara Samsuri merupakan sekretaris politik Hadi.
Namun, menurut Hadi, Takiyuddin dan Samsuri tetap pada pendirian mereka dan tidak terpengaruh.
Hadi mengatakan, dalam pertemuan lanjutan dengan duta besar AS, nama Tun Dr Mahathir Mohamad sempat disebut sebagai calon perdana menteri. Nama Mahathir, menurut Hadi, mendapat persetujuan dalam pertemuan tersebut.
Takiyuddin, saat berbicara kepada wartawan seusai Muktamar, membenarkan pernah bertemu dengan perwakilan Kedubes AS. Namun, ia mengatakan pembicaraan saat itu hanya sebatas pertanyaan apakah PAS berencana menjatuhkan pemerintahan Barisan Nasional. PAS memilih tidak menjawab pertanyaan tersebut.
Takiyuddin juga menegaskan PAS tidak pernah meminta campur tangan asing dalam politik Malaysia. Menurut dia, jika ada partai lain yang memilih langkah tersebut, keputusan itu menjadi urusan mereka masing-masing.
Kedubes AS menegaskan bahwa hubungan diplomatiknya dengan Malaysia tetap berfokus pada penguatan hubungan bilateral kedua negara.