Liputan6.com, Budapest - Sebuah kontes gali kubur di tempat pemakaman Hungaria terdengar aneh. Namun, pada kenyataannya hal ini benar terjadi saat 38 peserta memegang beliung serta sekop dan mengikuti kontes tersebut.
Dikutip dari AP News, Selasa (8/9/2026), sebuah Asosiasi Pengelola dan Operator Pemakaman Hungaria menyelenggarakan kontes ini untuk menunjukkan profesi penggali kubur dan keahliannya, juga untuk menghilangkan tabu seputar kematian.
Advertisement
Tanah kering akibat terpanggang matahari musim panas di pemakaman umum Nyergesujfalu, Hongaria utara, terbukti menjadi lawan yang tangguh untuk 19 pasang tim. Mereka terengah-engah dan berkeringat saat berlomba memperebutkan gelar kuburan yang digali paling cepat dengan gaya terbaik.
"Kecepatan yang menjadi inti di sini, bukan keindahannya," tutur Robert Nagy, yang ditetapkan menjadi pemenang bersama partnernya, Laszlo Kiss.
"Saat menggali kuburan untuk pemakaman, harus dilakukan dengan hati-hati ketika menentukan ukuran yang pas dan memastikan kuburan tersebut dibuat dengan indah," lanjut dia.
Mereka berhasil untuk memenangkan kontes ini dalam waktu 1 jam 21 menit dengan ukuran kuburan sedalam 1,6 meter, panjang 2 meter, dan lebar 80 sentimeter.
Hadiah yang berhasil pasangan gali kubur tersebut dapatkan adalah sebesar 200 ribu forint atau setara dengan Rp 11,3 juta.