Liputan6.com, Jakarta - Christopher Nkunku dilaporkan menolak tawaran dari Manchester United pada bursa transfer musim panas. Penyerang asal Prancis tersebut memilih kembali ke klub lamanya, RB Leipzig, setelah mengalami periode yang kurang mengesankan bersama Chelsea dan AC Milan.
Nkunku sebenarnya sudah lama menjadi pemain yang menarik perhatian Manchester United. Nama pemain berusia 28 tahun itu bahkan sempat dikaitkan dengan Setan Merah sejak kepindahannya ke Chelsea pada 2023 dengan nilai transfer sekitar 52 juta poundsterling.
Advertisement
Namun, perjalanan Nkunku di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai harapan. Cedera lutut yang dialaminya membuat karier sang pemain bersama Chelsea terganggu bahkan sebelum benar-benar dimulai.
Situasi tersebut kemudian membuat Manchester United ikut memantau perkembangannya. Ketertarikan itu juga tidak lepas dari hubungan Nkunku dengan Christopher Vivell, yang pernah bekerja di Leipzig maupun Chelsea sebelum bergabung dengan jajaran manajemen United.
Nkunku akhirnya bergabung secara permanen dengan AC Milan pada musim panas lalu. Di San Siro, ia kembali berada di bawah arahan Ruben Amorim, mantan manajer Manchester United.
Namun, Amorim ternyata tidak memasukkan Nkunku dalam rencana utamanya di Milan. Kondisi itu membuka jalan bagi sang penyerang untuk mencari klub baru dan akhirnya memilih kembali ke Leipzig dengan status pinjaman.
Kembalinya Nkunku ke Bundesliga langsung memberikan dampak. Ia mencatatkan satu assist setelah masuk sebagai pemain pengganti pada laga debutnya, sebelum dipercaya tampil sebagai starter ketika Leipzig kalah 1-3 dari Werder Bremen akhir pekan lalu.
Newcastle United Juga Bernasib Sama
Leipzig ternyata harus bersaing dengan dua klub Premier League untuk mendapatkan kembali Nkunku. Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh direktur olahraga Leipzig, Marcel Schafer.
"Transfer ini tidak akan terjadi tanpa kegigihan Christo. Dua klub Premier League siap memberikan tawaran maksimal, dan kami tidak akan punya peluang jika bukan karena keputusan tersebut," ujar Schäfer.
Manchester United memang tidak terlalu gencar dikaitkan dengan Nkunku dalam beberapa waktu terakhir. Newcastle United justru sempat dinilai sebagai destinasi yang lebih masuk akal, terutama setelah aktivitas mereka di lini serang dan kedatangan Matthias Jassle.
Pada akhirnya, United memang tidak menjadikan perekrutan penyerang sebagai prioritas utama pada musim panas. Michael Carrick lebih fokus membenahi lini tengah, yang kemudian diperkuat dengan kedatangan Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba.
Manchester United Lebih Butuh Bek Kiri
Selain gelandang, posisi bek kiri juga menjadi area yang mendapat perhatian serius. Manchester United sempat memasukkan beberapa nama dalam daftar incaran, termasuk Lewis Hall, Jorge Salinas, dan Joaquin Seys.
United bahkan sempat melakukan pendekatan terhadap Rayan Ait-Nouri pada hari terakhir bursa transfer. Namun, upaya tersebut ditolak oleh Manchester City.
Untuk sementara, United masih memiliki beberapa opsi untuk mengisi posisi tersebut. Baleba, Diogo Dalot, dan Noussair Mazraoui dapat dimainkan sebagai bek kiri jika diperlukan.