Liputan6.com, Jakarta - Gunung Anak Krakatau kembali erupsi sejak Jumat (4/9/2026) malam dan memuntahkan lava fountain disertai dentuman. Aktivitas vulkanik tersebut membuat PVMBG menetapkan status Siaga (Level III) dan menyebabkan hujan abu vulkanik menyebar ke sejumlah permukiman. Abu vulkanik tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berisiko merusak kendaraan.
Partikel halus dalam abu vulkanik bersifat abrasif sehingga dapat menggores cat bodi dan kaca, merusak karet wiper, serta masuk ke sistem mesin dan filter udara. Abu juga berpotensi menyusup ke komponen rem, sasis, hingga bagian transmisi. Karena itu, pembersihan kendaraan perlu dilakukan dengan teknik yang tepat agar tidak justru memperparah kerusakan.
Advertisement
Pemilik kendaraan disarankan segera membilas mobil menggunakan air mengalir sebelum mengelap atau menyalakan wiper. Filter udara perlu diperiksa dan dibersihkan, sementara oli dapat diganti lebih rutin jika kendaraan terpapar abu pekat. Saat berkendara di tengah abu, gunakan AC dalam mode sirkulasi dalam dan lindungi kendaraan dengan car cover saat terparkir di ruang terbuka.