Saga Kontrak Vinicius Junior di Real Madrid Diibaratkan Film Romantis

Vinicius Junior resmi memperpanjang kontrak dengan Real Madrid hingga 2032. Saga negosiasinya bahkan diibaratkan seperti trilogi film romantis.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 06 September 2026, 22:34 WIB
Gol-gol tuan rumah dicetak Gonzalo Garcia pada menit ke-5, Vinicius Junior menit ke-25 dan 48, serta Federico Valverde menit ke-31. Tim tamu sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-21. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Vinicius Junior akhirnya memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid setelah saga yang berlangsung cukup panjang pada musim panas 2026. Kesepakatan tersebut membuat penyerang asal Brasil itu bertahan di Santiago Bernabeu hingga 2032.

Negosiasi kontrak Vinicius sempat diwarnai ketidakpastian mengenai masa depannya di Real Madrid. Bahkan, ada periode ketika kemungkinan sang pemain meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas terlihat cukup terbuka.

Namun, pembicaraan antara kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan. Thiago Freitas, direktur operasional Roc Nation, menggambarkan perjalanan negosiasi tersebut seperti sebuah film romantis yang berakhir bahagia.

Bagi Real Madrid, kesepakatan ini sekaligus memastikan salah satu pemain penting mereka tetap menjadi bagian dari tim. Vinicius kini memiliki kepastian mengenai masa depannya bersama Los Blancos untuk beberapa tahun ke depan.


Negosiasi Vinicius Penuh Rintangan

Pemain Real Madrid Vinicius Junior merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Freitas menjelaskan bahwa proses negosiasi kontrak Vinicius ditangani oleh eksekutif Roc Nation, Federico Pena. Menurutnya, kesepakatan tersebut membutuhkan kesabaran dari semua pihak sebelum akhirnya mencapai titik temu.

Ia kemudian menggunakan gambaran film romantis untuk menjelaskan perjalanan negosiasi antara Vinicius dan Real Madrid. Freitas menilai proses tersebut memiliki berbagai konflik dan hambatan sebelum berakhir dengan kesepakatan.

"Operasi antara Vini dan Real Madrid ini seperti trilogi film romantis," kata Freitas.

"Sepanjang film tersebut ada konflik, ada masalah, ada beberapa rintangan. Tetapi kita semua tahu bagaimana film itu akan berakhir: dengan ciuman besar dan semua orang bahagia," lanjutnya.


Vinicius Tetap Ingin Bertahan

Pemain Real Madrid Ibrahima Konate dan Vinicius Junior merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Madrid, Spanyol, Rabu, 26 Agustus 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Ketidakpastian mengenai kontrak baru Vinicius sempat memunculkan berbagai spekulasi selama musim panas. Situasi tersebut semakin menarik perhatian karena proses negosiasi berlangsung cukup lama.

Meski demikian, Freitas menegaskan bahwa keinginan Vinicius untuk melanjutkan karier di Real Madrid selalu ada. Menurutnya, persoalan utama dalam negosiasi adalah menemukan kesepakatan yang dapat diterima kedua pihak.

"Anda hanya perlu mengingat sejarah semua pemain yang pernah bermain di Madrid dalam 20 atau 30 tahun terakhir. Tidak ada satu pun dari mereka yang ingin pergi," ujar Freitas.

Pernyataan tersebut menjadi kabar penting bagi pendukung Real Madrid. Kesulitan dalam proses negosiasi tampaknya bukan karena Vinicius ingin meninggalkan klub, melainkan karena kedua pihak harus menemukan kesepakatan yang memuaskan.


Jose Mourinho Kini Punya Kepastian

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kiri), berjabat tangan dengan Vinicius Junior, saat pertandingan persahabatan pramusim antara FC Schalke 04 dan Real Madrid di Gelsenkirchen, Jerman bagian barat, pada 16 Agustus 2026. (INA FASSBENDER / AFP)

Jose Mourinho juga disebut sempat menghadapi ketidakpastian mengenai keberadaan Vinicius dalam proyeknya di Real Madrid. Pelatih asal Portugal tersebut diketahui menjadi salah satu pihak yang mendukung agar sang pemain tetap bertahan.

Mourinho bahkan disebut memiliki peran penting dalam proses pembicaraan kontrak Vinicius. Kini, situasi tersebut telah berubah setelah kesepakatan jangka panjang berhasil dicapai.

Freitas menggambarkan akhir dari saga tersebut sebagai sebuah pelukan dan ciuman antara Vinicius dan Real Madrid. Dengan kesepakatan ini, hampir semua pihak disebut merasa senang dengan hasil akhirnya.

Vinicius selanjutnya dituntut membalas kepercayaan yang diberikan Real Madrid dan Mourinho kepadanya. Pemain berusia 26 tahun itu diharapkan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya pada musim ini dan tahun-tahun berikutnya.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya