Fabio Lefundes Ungkap Alasan Java United Gagal Kalahkan Garudayaksa FC

Java United bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Jatidiri.

oleh Radifa ArsaDiterbitkan 06 September 2026, 23:40 WIB
Teken Kontrak 2 Tahun di Java United FC, Fabio Lefundes Ingin Bangun Tim Yang Kompetitif di Super League 2026/2027

Liputan6.com, Semarang - Java United FC ditahan imbang 1-1 oleh Garudayaksa FC pada pekan pembuka BRI Super League 2026/2027. Pelatih Fabio Lefundes menyebut timnya tidak bisa menurunkan komposisi terbaik karena terkendala regulasi pendaftaran pemain.

Laga berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026) sore WIB. Tuan rumah unggul lebih dulu lewat gol Gustavo Franca pada menit ke-36, sebelum Septian David Maulana menyamakan kedudukan pada menit ke-64.

"Ya, sayang sekali kami tidak bisa memberikan hasil maksimal untuk seluruh suporter yang hadir. Saya harap, di laga berikutnya suporter tidak kapok mendukung kami, dan di laga berikutnya kami akan mencoba tampil maksimal," ujar Fabio seusai pertandingan, Minggu (6/9/2026).


Skuad Asing Terbatas Karena Regulasi

Para pemain Java United menggelar latihan di Lapangan Mudal, Boyolali, Rabu (2/9/2026) mematangkan strategi menjelang laga perdana melawan Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027. (Doc Java United)

Lefundes menyinggung absennya sebagian amunisi asing anyar karena proses pengesahan pemain belum tuntas di federasi. Ia juga menyebut ada kendala medis yang membuat salah satu pemain asing tidak bisa tampil sejak menit awal.

Java United FC hanya memulai laga dengan empat pemain asing sebagai starter: Gustavo Franca, Kei Horose, Kaio Nunes, dan Gustavo Almeida. Dua nama lain, Vini Duarte dan David da Silva, baru masuk pada babak kedua.

"Dalam perjalanan untuk pertandingan hari ini, kami punya beberapa halangan, yaitu dengan regulasi pemain-pemain yang belum disahkan oleh federasi, dan David juga ada sedikit masalah medis yang membuatnya tidak bisa kami turunkan dari awal," katanya.

"Tim yang turun dari awal tadi adalah kesebelasan yang mungkin, kami tidak punya waktu banyak untuk latihan dengan mereka. Namun, mereka tidak mengecewakan kami. Mereka cukup baik di pertandingan tadi," imbuhnya.


Rotasi Pemain dan Fokus Ke Persita

Kondisi tersebut memaksa staf pelatih melakukan rotasi dan menurunkan komposisi yang minim waktu berlatih bersama. Meski demikian, Fabio mengapresiasi kontribusi pemain pelapis yang dipercaya tampil.

"Ya, sebagai pelatih, saya sudah punya keyakinan dari awal, grup kami ini pasti ada satu saat di mana kami harus mempertimbangkan untuk menurunkan pemain-pemain lain. Jadi, hari ini hal itu yang terjadi," ujarnya.

Ia meminta tim segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya, yakni partai tandang melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Serang. "Setelah pertandingan hari ini, kami harus melihat ke depan. Kami harus bersiap menghadapi Persita di Serang, di Banten International Stadium, dan kami akan mencoba untuk melakukan yang terbaik," imbuhnya.


Minim Ancaman dari Garudayaksa FC

Fabio menilai performa timnya solid dalam meredam peluang lawan. Ia menyebut Garudayaksa FC nyaris tak punya kesempatan berbahaya, meski akhirnya mampu mencuri satu gol.

"Dari segi lawan, kita bisa melihat mereka tidak bisa mendapatkan kesempatan sama sekali untuk mengancam kami. Namun, mereka akhirnya bisa mencetak satu gol saja," ujar eks pelatih Borneo FC itu.

Soal efektivitas serangan, ia mengakui penyelesaian akhir perlu dibenahi. "Ya, cukup senang karena kami berhasil menciptakan banyak peluang. Memang finishing yang jadi pertimbangan, tapi ada positifnya, kami sudah melakukan apa yang diinginkan dalam pertandingan ini," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya