Kesibukan Petugas Pantau Gunung Anak Krakatau dari Pos Pengamatan

oleh Arie BasukiDiterbitkan 06 September 2026, 18:42 WIB
Kesibukan Petugas Pantau Gunung Anak Krakatau dari Pos Pengamatan
Sejumlah petugas sibuk memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Pos Pemantauan Gunung Api Anak Krakatau di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026). Pemantauan dilakukan menyusul episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam. Petugas menggunakan seismograf untuk merekam aktivitas kegempaan serta melakukan pengamatan visual terhadap kondisi Gunung Anak Krakatau. Data hasil pemantauan menjadi dasar untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik. PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM masih menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.
Gubernur Banten Andra Soni mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat teleskop di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)
Gubernur Banten Andra Soni mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat teleskop di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)
Petugas mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat teleskop di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)
Petugas mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat seismograf di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)
Petugas mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat seismograf di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)
Petugas mengamati aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui alat seismograf di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu, 6 September 2026. (KLY/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya