Liputan6.com, Lampung - Persebaya Surabaya memulai BRI Super League 2026/2027 dengan hasil imbang 1-1 di kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC. Skuad Bajul Ijo belum mampu mengamankan tiga poin pada pekan pembuka.
Tim tamu sempat memimpin melalui gol Yann Mabella sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan lewat sundulan Allano pada menit ke-59. Dari lawatan perdana ini, Persebaya hanya membawa pulang satu poin.
Advertisement
Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, menilai kondisi di Lampung berpengaruh terhadap kualitas permainan timnya, khususnya pada akurasi umpan yang kerap terganggu oleh panas dan hembusan angin.
"Pertandingan tadi cukup sulit, cuaca panas, angin kencang sehingga pasing pemain banyak gagal," kata Tavares setelah pertandingan.
Kondisi Lapangan dan Tekanan Tuan Rumah
Menurut Bernardo Tavares, situasi di lapangan turut memengaruhi efektivitas permainan Persebaya Surabaya. Aliran bola yang tidak berjalan mulus membatasi variasi serangan timnya.
Ia tetap mengapresiasi kerja para pemain, seraya menegaskan kualitas Bhayangkara Presisi Lampung FC ketika tampil di kandang sendiri.
"Bhayangkara merupakan tim kuat, tahun lalu saja kalau tidak salah hanya Persib yang mampu menang. Memang tidak mudah main di sini tapi kami mampu menciptakan gol pertama dan seharusnya bisa menang," imbuhnya.
Tantangan Laga Pembuka dan Respons Tim
Dari sisi pemain, gelandang Rachmat Irianto mengakui partai pembuka musim selalu menuntut adaptasi tinggi. Hasil seri kali ini meninggalkan kekecewaan karena tim merasa belum tampil maksimal.
"Tentu ini, pertandingan sulit, laga pertama selalu sulit, hasil ini kami kecewa karena tidak maksimal," ucap pemain yang akrab disapa Rian tersebut.
Sebelum pertandingan, staf pelatih sudah mengantisipasi faktor cuaca. Tavares melakukan penyesuaian waktu latihan agar skuad terbiasa dengan kemungkinan suhu yang lebih terik saat laga.
Selain itu, kondisi permukaan lapangan juga menjadi perhatian. Tavares mengingatkan pemain untuk siap terhadap perubahan pola permainan karena karakter rumput dapat membuat duel fisik lebih dominan.
Persebaya Surabaya kini menyiapkan perbaikan sebelum laga berikutnya. Mereka akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua, Minggu (13/9/2026).