Pembukaan BRI Super League 2026/2027: Persatuan Suporter dan Pesan Yunus Nusi

Pembukaan BRI Super League 2026/2027 di Bali diwarnai deklarasi damai perwakilan suporter 18 klub peserta.

oleh Hery KurniawanDiterbitkan 05 September 2026, 20:42 WIB
Perwakilan suporter dari 18 klub BRI Super League 2026/2027 saat melakukan deklarasi di Stadion Dipta sebelum laga antara Bali United menghadapi PSS Sleman pada Jumat (4/9/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

Liputan6.com, Jakarta - Pembukaan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026), menghadirkan momen persatuan antarsuporter. Sekjen PSSI Yunus Nusi menilai deklarasi damai oleh 18 perwakilan suporter menjadi penanda penting bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Menjelang kick-off Bali United kontra PSS Sleman, para perwakilan berdiri berjejer di tepi lapangan untuk menyerukan komitmen perdamaian.

Di tribune, 3.000 pendukung PSS dari Brigata Curva Sud (BCS) bisa hadir dan duduk berdampingan secara tertib dengan suporter tuan rumah.


Atmosfer yang Diidamkan

Duel udara antara Ricky Fajrin (kiri), dengan Gustavo Tocantins dalam laga pekan pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026). (Dok. PSS)

Yunus Nusi mengaku tersentuh melihat interaksi positif kedua kelompok suporter pada malam pembukaan tersebut.

"Saling menjaga, baik suporter tim home maupun away. Tadi dibuktikan enak ditonton, mereka bergairah saling menyahut dalam euforianya," ujar Yunus Nusi.

"Ini yang kita harapkan untuk sepak bola Indonesia ke depan. Kita berharap situasi seperti ini terus berlanjut," lanjutnya.


Pesan Damai Jelang El Clasico

Atmosfer dari Bali diharapkan menular ke pekan kedua BRI Super League 2026/2027 yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 September 2026. Laga ini menjadi yang pertama kalinya Persija kembali menjamu rival abadi di Jakarta sejak 2019.

Untuk memperkuat ikatan perdamaian, Yunus menginstruksikan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, agar menyisipkan agenda simbolis pada partai tersebut.

"Saya berharap ada perwakilan suporter yang datang bersama-sama, berangkulan, dan memutari lapangan untuk menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas negatif antara suporter Persib dan Persija," tegas Yunus.

"Untuk apa musuhan dan ribut? Toh kita hanya ingin bersenang-senang menonton sepak bola dan mendukung tim kesayangan. Ayo kita bangun kebersamaan ini," sambungnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya