Liputan6.com, Jakarta - Arda Guler menunjukkan keyakinan besar bahwa musim ini bisa menjadi titik penting dalam perkembangannya di Real Madrid. Gelandang asal Turki tersebut ingin memanfaatkan kesempatan bermain di bawah asuhan Jose Mourinho untuk meningkatkan level permainannya.
Keyakinan Guler muncul setelah performanya tetap menjanjikan meski Real Madrid harus menelan kekalahan dari Real Betis, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Los Blancos takluk 0-1 di Villamarin setelah sebelumnya mengawali musim dengan tiga kemenangan beruntun.
Advertisement
Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi Madrid, tetapi Guler tetap menjadi salah satu sisi positif yang terlihat dalam pertandingan. Pemain berusia 21 tahun itu mampu memberikan kreativitas meski timnya kesulitan membongkar pertahanan Betis.
Menurut AS, Guler percaya bekerja bersama Mourinho dapat mempercepat proses perkembangannya sebagai pemain. Dia juga merasa performanya mulai memberikan alasan kuat bagi dirinya untuk mendapat tanggung jawab lebih besar di tim utama.
Arda Guler Terus Membuktikan Diri
Guler tampil menonjol dalam pertandingan melawan Betis melalui kontribusinya dalam membangun serangan. Dia menciptakan tujuh peluang, jumlah terbanyak dibandingkan pemain Real Madrid lainnya dalam laga tersebut.
Selain aktif membantu serangan, Guler juga mencatat lima kali pemulihan bola. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua di antara pemain outfield Madrid dalam pertandingan tersebut.
Karena itu, keputusan Mourinho menarik Guler pada pertengahan babak kedua cukup mengejutkan. Pelatih asal Portugal tersebut khawatir kartu kuning yang diterima Guler dapat membuat Madrid bermain dengan 10 pemain.
Persaingan dengan Yan Diomande
Pergantian Guler melawan Betis bukan kejadian pertama ketika dia ditarik keluar meski tampil baik. Saat menghadapi Espanyol, dia juga hanya bermain sekitar satu jam meski memberikan assist untuk Jude Bellingham dan menjadi salah satu pemain terbaik Madrid.
Mourinho masih menempatkan Guler sebagai pilihan utama di posisi sayap kanan. Namun, persaingan di posisi tersebut semakin ketat setelah Madrid mendatangkan Yan Diomande dari Pantai Gading dengan nilai 125 juta euro ditambah bonus.
Situasi tersebut tidak membuat Guler terlihat khawatir dengan persaingan. Dia justru berusaha menjawab tantangan melalui penampilan di lapangan dan terus memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan kepadanya.
Guler Ingin Tampil Konsisten
Guler mulai menunjukkan kreativitas dengan tempo permainan yang terkadang sulit diikuti rekan-rekannya. Performa tersebut dapat semakin memperkuat posisinya apabila mampu dipertahankan secara konsisten.
Pemain Turki itu juga memiliki keyakinan bahwa Mourinho dapat membantunya berkembang dan membuat lompatan besar pada musim ini. Sejauh ini, penampilannya memberikan alasan untuk mendukung keyakinan tersebut.
Hubungannya dengan Kylian Mbappe bahkan disebut sebagai salah satu kombinasi dua pemain terbaik Real Madrid saat ini. Guler sejauh ini belum memberikan alasan bagi Mourinho untuk mencadangkannya, tetapi persaingan dengan Diomande membuat jumlah menit bermainnya menjadi sesuatu yang menarik untuk dinantikan.
Sumber: Madrid Universal