Liputan6.com, Jakarta - Suasana di balik layar film sepak bola terbaru yang dibintangi Ali Fikry ternyata penuh dengan tawa dan kejadian tidak terduga. Selain harus berakting, para pemain juga harus berurusan dengan gangguan teknis dari lingkungan sekitar lokasi syuting.
Ali menceritakan pengalaman unik saat sebuah adegan serius harus terhenti karena gangguan suara dari warga sekitar. Ia membeberkan bagaimana tantangan tersebut justru menjadi cerita lucu yang sulit ia lupakan.
Advertisement
"Adegan yang paling sulit selain main bola di lapangan terik gitu sih adegan emosional sama Bapak Wartok. Selalu adegan emosional sama Bapak Wartok sih karena kita harus prepare dan biasanya tuh ngobrol dulu sebelum mulai take kayak 'Apa-apa ya dialog yang mungkin lebih kena ke penonton?', terus ngobrol juga sama Om Augie," ujar Ali Fikry di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2026).
"Terus waktu itu sebenernya ada cerita lucu waktu lagi di pasar kita lagi syuting kayak warganya tuh nggak suka kita syuting terus mereka ngegas-ngegas motor sengaja biar kita berhenti syuting. Kita terdistraksi jadinya, itu juga suatu tantangan sih," sambung Ali Fikry.
Jokes Bapak-Bapak
Interaksi antara Ali dengan para aktor senior seperti Fedi Nuril dan Tanta Ginting juga menciptakan dinamika yang menarik. Ia mengaku sering terbawa suasana karena selera humor para seniornya yang sangat menular.
"Justru malah aku seringnya mainnya nggak sama yang seumuran sih. Tapi ya it’s another experience lagi main sama Om Fedi lagi, terus main sama kakak-kakak ini juga seru banget karena kita setiap hari kebawa jokes kakak-kakaknya. Kalau bapak-bapak jokes-nya jadi nular ke kita. Aku sama Neisya yang di pinggiran cuma ketawaan mereka. Kalau nggak ada Neisya, aku nimbrung aja dalam obrolan mereka sama Om Tigor yang selalu fisioterapi," kenangnya.
Fisioterapi Bang Tigor
Kejadian lucu lainnya melibatkan aktor berbadan kekar, Bang Tigor, yang sering menjadi sasaran candaan pemain lain. Ali menceritakan bagaimana proses syuting terkadang harus tertunda karena Bang Tigor harus menjalani fisioterapi.
Momen-momen saat Bang Tigor mendapatkan perawatan fisik justru menjadi bahan lelucon segar bagi sutradara dan pemain lainnya. Ali merasa suasana kekeluargaan yang erat membuat rasa lelah selama syuting menjadi tidak terasa.
Karakter Para Pemain yang Menghibur
"Kadang-kadang suka gitu. Banyak di-bully-nya gitu lho. Seru banget kalau udah ngelihat Om Fedi, Om Tanta, Om Fedi, Om Anggy dan lain-lain udah nge-bully Om Tigor waktu lagi fisioterapi, sementara udah ditungguin di set tuh selalu lucu banget sih," tutur Ali.
Bagi Ali, semua pemain dalam proyek ini memiliki karakter yang sangat menghibur sehingga sulit baginya untuk memilih siapa yang paling lucu. Ia merasa beruntung bisa terlibat dalam lingkungan kerja yang sangat positif.
"Semuanya lucu aku nggak bisa milih," pungkas Ali Fikry.