Aksi Damai di Kuala Lumpur Desak Indonesia Ungkap Data Karhutla

oleh Arie BasukiDiterbitkan 04 September 2026, 16:50 WIB
Aksi Damai di Kuala Lumpur Desak Indonesia Ungkap Data Karhutla
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat (4/9/2026). Mereka mendesak pemerintah Indonesia membuka data terkait kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada Malaysia. Dalam aksi tersebut, kedua kelompok menyerahkan memorandum berisi tuntutan pengungkapan perusahaan yang sedang diselidiki, lokasi kebakaran, peta konsesi, serta hasil investigasi. Mereka menilai keterbukaan informasi diperlukan untuk memastikan penanganan dan pertanggungjawaban atas kabut asap lintas batas.
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Arif Kartono)
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Arif Kartono)
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Arif Kartono)
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Arif Kartono)
Greenpeace Malaysia dan Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi damai di depan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Arif Kartono)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya