Liputan6.com, Jakarta - Richard Lee kembali menjalani sidang dugaan pelanggaran hak konsumen, di Pengadilan Negeri Tangerang, pada Kamis (3/9/2026). Pada kesempatan tersebut, Richard menyampaikan pernyataan tegas termasuk rencana melaporkan seorang saksi ke pihak kepolisian jika memberikan keterangan yang dinilainya tidak sesuai fakta.
Richard Lee menegaskan komitmennya untuk membongkar seluruh fakta selama proses persidangan. Ia bahkan mengaku telah menyiapkan langkah hukum terhadap salah satu saksi yang keterangannya akan diperiksa dalam persidangan.
Advertisement
"Saya sudah siapkan yang terbaik, kalian lihat aja. Saya rasa setiap persidangan saya sudah janjikan di awal persidangan saya akan bongkar semuanya kan. Setiap persidangan satu per satu saya sudah bongkar," ujar Richard Lee ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (3/9/2026).
"Hari ini kalau saya nggak salah, saya akan melaporkan satu orang ke kepolisian. Ini pertama kalinya ada saksi yang akan saya laporkan ke kepolisian," sambung Richard Lee.
Richard belum mengungkap identitas saksi yang dimaksud. Ia meminta awak media mengikuti jalannya persidangan untuk mengetahui apakah saksi akan mengubah keterangannya atau tidak.
"Tunggu aja hari ini nanti kalian tonton persidangan ini, saya lihat dulu keterangannya kalau dia tidak mengubah keterangannya akan saya laporkan ke kepolisian," ujarnya.
Ultimatum PIhak Richard Lee
Sebelumnya, kuasa hukum pihak lawan menyebut memiliki saksi kunci yang kesaksiannya disebut sulit dipatahkan dalam persidangan. Namun Richard menanggapinya dengan santai, dan tetap memberikan peringatan kepada saksi yang bersangkutan.
"Hati-hati aja kalau nggak bisa dibantah, kalau bisa dibantah takutnya dia yang saya laporin sih. Saya akan laporin dia sih, jadi kita lihat aja nanti. Dan juga ada saksi yang sangat saya tunggu minggu depan, ahli BPOM. Mudah-mudahan ahli BPOM tidak mengundur waktu untuk hadir ya. Saya sangat menunggu ahli BPOM untuk datang," paparnya.
Merasa Sakit dan Malu
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Richard juga mengungkap kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih. Ia mengaku masih merasakan sakit dan sempat merasa malu ketika harus berjalan maupun menaiki tangga dengan kondisi tertatih-tatih.
"Alhamdulillah lebih baik ya berangsur-angsur. Saya juga nggak mau kelihatan kayak jadi orang cacat sih sebenarnya, sumpah demi Allah. Saya bilang saya nggak mau kelihatan jadi kayak orang cacat sih, saya sebenarnya malu aja sih naik tangga tertatih-tatih, saya sakit, malu sebenarnya, saya nggak mau. Tapi sekarang berangsur-angsur tubuh saya sembuh sendiri, perbaikan sendiri. Ya siap atau tidak siap saya harus mengikuti persidangan ini dengan baik," paparnya.
Tetap Ingin Hadir di Persidangan
Meski mengaku kondisinya belum sepenuhnya stabil, Richard menyebut ada dorongan kuat untuk tetap hadir dalam setiap persidangan. Keinginannya untuk memperbaiki keadaan dan menjelaskan persoalan kepada masyarakat menjadi salah satu sumber energinya.
"Kalau dibilang stabil nggak lah ya. Satu-satunya yang bisa buat saya itu duduk di sini bisa ikut persidangan tuh semangat, rasa sakit hati saya, rasa saya ingin memperbaikin diri, rasa saya ingin menjelaskan ke masyarakat. Banyak hallah yang membuat saya itu punya energi untuk bisa hadir di persidangan," pungkas Richard Lee.