Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link atau tautan pendaftaran untuk mendapatkan program bantuan alat pertanian 2026 dari pemerintah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 31 Agustus 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"PROGRAM BANTUAN ALAT PERTANIAN 2026 🌾
Kabar baik untuk seluruh petani Indonesia!
Pemerintah menghadirkan program bantuan pertanian 2026. Untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
INFO PENDAFTARAN KLIK DAFTAR DI BAWAH 👇"
Unggahan disertai link daftar. Jika diklik, mengarah pada halaman situs tertentu yang meminta identitas pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
Benarkah klaim link pendaftaran program bantuan alat pertanian 2026 dari pemerintah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran program bantuan alat pertanian 2026 dari pemerintah. Penelusuran mengarah pada unggahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian melalui akun Instagram resminya @pspkementan.
Dalam unggahannya, Ditjen PSP Kementan mengimbau masyarakat waspada penipuan berkedok bantuan pertanian. Ditjen PSP menyatakan, tidak pernah membuka pendaftaran bantuan alsintan, pupuk, pestisida, maupun program lainnya melalui media sosial, tautan, atau pesan berantai.
"Seluruh bantuan disalurkan melalui mekanisme resmi berdasarkan usulan e-banper dari Dinas Pertanian setempat," tulis Ditjen PSP yang dikutip pada 3 September 2026.
Masyarakat diminta jangan meng-klik tautan mencurigakan dan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.
"Selalu cek informasi melalui kanal resmi Ditjen PSP. Jika menemukan dugaan penipuan, segera laporkan melalui media sosial, WhatsApp, email resmi Ditjen PSP, atau Lapor Pak Amran," tandas Ditjen PSP.
Â
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DafB2WyEax9/
Â
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran program bantuan alat pertanian 2026 dari pemerintah, tidak benar dan merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.