Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta mengonfirmasi Pratama Arhan mengalami fraktur phalanx atau patah tulang jari usai tampil dalam laga uji coba kontra Brisbane Roar. Cedera itu terjadi pada pertandingan pramusim di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mengeluhkan masalah pada jarinya ketika masuk sebagai pengganti saat Persija menang 4-0 atas Brisbane Roar pada Sabtu (29/8/2026). Setelah pertandingan, tim medis segera menindaklanjuti keluhan tersebut.
Advertisement
Macan Kemayoran bergerak cepat melakukan pemeriksaan yang berujung pada keputusan operasi. Arhan telah naik meja operasi pada Selasa (1/9/2026). Klub memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu empat hingga enam pekan.
Keterangan Dokter Tim Soal Kondisi Arhan
Melalui kanal resmi klub, tim medis Persija menyampaikan penjelasan terkait masa pemulihan Arhan yang diperkirakan berlangsung 4–6 pekan.
"Pemulihan selama 4–6 minggu. Tapi selama itu dia masih bisa tetap latihan dan bertanding," ujar dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, dinukil dari laman klub.
Arhan baru bergabung dengan Persija pada musim ini. Sepanjang periode pramusim, ia lebih sering dimainkan dari bangku cadangan ketimbang menjadi starter.
Empat Pemain Lain Masih dalam Perawatan
Selain Arhan, Persija juga masih menunggu kepulihan beberapa penggawa: Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan Kwon Chang-hoon belum sepenuhnya bugar.
Mereka diperkirakan membutuhkan beberapa pekan lagi untuk mencapai kondisi maksimal, bersamaan dengan semakin dekatnya kick-off musim baru.
Persija akan membuka BRI Super League 2026/2027 dengan tandang ke markas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (4/9/2026).