Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mengalihkan perhatian kepada Gabriel Jesus setelah upaya mendatangkan Julián Alvarez dari Atlético Madrid menemui jalan buntu. Penyerang asal Brasil itu direkrut dengan nilai kesepakatan $11,6 juta untuk memperkuat lini depan Blaugrana.
Jesus membawa pengalaman berharga menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Dalam empat pertemuan bersama Manchester City, ia mencetak tiga gol dan satu assist serta membantu timnya meraih tiga kemenangan.
Advertisement
Catatan tersebut membuat Jesus berpotensi menjadi ancaman bagi Real Madrid ketika Barcelona tampil di El Clasico. Ia memiliki pengalaman langsung menghadapi Los Blancos pada laga-laga penting di kompetisi Eropa.
Namun, kondisi Jesus dalam beberapa musim terakhir menjadi perhatian. Ia hanya menjadi starter dalam sembilan laga liga selama dua musim terakhir karena cedera dan sempat berstatus penyerang tengah pilihan ketiga di Arsenal.
Rekor Gabriel Jesus Saat Hadapi Real Madrid
Jesus pertama kali menghadapi Real Madrid pada Februari 2020. Ia mencetak gol melalui sundulan dari umpan Kevin De Bruyne ketika Manchester City bangkit dan menang 2-1 di Santiago Bernabeu.
Pada leg kedua yang dimainkan di Etihad Stadium pada Agustus 2020, Jesus kembali menjadi pembeda. Ia merebut bola dari Raphaël Varane untuk membantu Raheem Sterling mencetak gol sebelum memanfaatkan kesalahan Varane untuk mencetak gol kedua City.
Jesus kembali mencetak gol saat City menghadapi Madrid pada semifinal Liga Champions 2021/2022. City menang 4-3 pada leg pertama, tetapi Madrid membalikkan keadaan pada leg kedua melalui dua gol Rodrygo dan penalti Karim Benzema.
Dari empat pertandingan tersebut, Jesus mencatatkan tiga gol dan satu assist. Ia juga meraih tiga kemenangan atau 75 persen, dengan rata-rata mencetak gol setiap 113,7 menit.
Modal Berharga, tetapi Konsistensi Jesus Dipertanyakan
Rekor melawan Madrid menjadi modal menarik bagi Jesus setelah bergabung dengan Barcelona. Pengalamannya menghadapi Los Blancos di pertandingan besar dapat menjadi nilai tambah ketika kedua klub kembali bertemu.
Meski begitu, Jesus datang dengan catatan kebugaran yang tidak ideal. Ia hanya tampil sebagai starter dalam sembilan pertandingan liga selama dua musim terakhir akibat cedera.
Barcelona mengambil risiko finansial yang relatif terbatas dengan merekrut Jesus melalui kesepakatan senilai $11,6 juta. Transfer tersebut menjadi alternatif setelah Atlético Madrid tetap mempertahankan Julián Alvarez dan tidak melunak dalam saga transfer.
Kini, Jesus memiliki kesempatan membangun kembali kariernya bersama Barcelona. Rekor positif melawan Real Madrid memang bukan jaminan, tetapi tiga gol dan satu assist dalam empat pertemuan menunjukkan bahwa ia memiliki pengalaman untuk menjadi ancaman di El Clasico.
Sumber: SI