Liputan6.com, Jakarta - Semangat dan kreativitas generasi muda mewarnai pelaksanaan Festival Duta Desa Gen Z yang digelar di Serang, Banten, Sabtu (29/8). Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, menunjukkan kreativitas, sekaligus mengambil peran dalam mendorong kemajuan desa.
Peserta dari berbagai daerah hadir dan mengikuti beragam rangkaian kegiatan, mulai dari kompetisi gagasan inovatif, pameran produk unggulan desa, hingga panggung ekspresi seni dan budaya lokal. Kehadiran generasi muda dalam festival tersebut menunjukkan besarnya potensi anak muda untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan desa.
Advertisement
Festival Duta Desa Gen Z dirancang sebagai wadah bagi generasi muda desa untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan inovasi bagi pembangunan kampung halaman.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memandang keterlibatan generasi muda sebagai bagian penting dalam memperkuat pembangunan desa sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan desa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai penjuru Banten dan sekitarnya.
“Desa butuh anak muda yang berani tampil, berani berinovasi, dan berani mengambil peran. Festival Duta Desa Gen Z ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari upaya kita menyiapkan pemimpin-pemimpin desa masa depan,” ujar Yandri.
Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perspektif dan pendekatan baru dalam pembangunan desa. Perkembangan teknologi digital, kreativitas, serta kemampuan generasi muda dalam membangun jejaring dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki desa.
Selain kompetisi, Festival Duta Desa Gen Z juga menghadirkan talkshow interaktif dan sesi berbagi pengalaman bersama sejumlah duta desa berprestasi.
Berbagai topik yang dibahas mencakup tantangan dan peluang generasi muda dalam mengelola potensi desa, antara lain digitalisasi UMKM, pengembangan pariwisata berbasis komunitas, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi produk lokal.
Melalui Festival Duta Desa Gen Z, Kemendes PDT berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk berkontribusi dalam pembangunan desa, baik melalui jalur formal maupun berbagai inisiatif komunitas. Keterlibatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan festival, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan dan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi ekonomi, sosial, budaya, dan inovasi di desa.