Seorang petugas berjaga di dekat barang bukti uang hasil sitaan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel saat konferensi pers di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).
Barang bukti uang hasil sitaan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel saat konferensi pers di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).
Barang bukti uang hasil sitaan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel saat konferensi pers di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar (tengah) bersama Kasubdit Penyidikan TPK dan TPPU pada Direktorat Penyidikan Jampidsus Abvianto Syaifulloh (kanan) memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).
Kepala Bidang Hubungan Media dan Kehumasan Puspenkum Kejagung Tri Sutrisno bersama Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar (kanan) memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar (kanan) bersama Kepala Bidang Hubungan Media dan Kehumasan Puspenkum Kejagung Tri Sutrisno (kiri) memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (KLY/Arie Basuki).