Liputan6.com, Jakarta - BYD melakukan penyegaran pada Sealion 08 dengan menghadirkan konfigurasi baru lima penumpang atau 5-seater. Varian ini melengkapi versi enam penumpang atau 6-seater yang telah diperkenalkan sebelumnya.
Kehadiran BYD Sealion 08 5-seater memberikan pilihan lebih fleksibel bagi konsumen. Konfigurasi tersebut terutama ditujukan bagi pengguna yang lebih membutuhkan ruang kabin belakang dan kapasitas bagasi besar dibandingkan jumlah tempat duduk.
Advertisement
Tak hanya menawarkan konfigurasi kabin yang berbeda, BYD Sealion 08 terbaru juga dibekali sejumlah teknologi terkini. SUV elektrifikasi ini mengusung Blade Battery Gen-2, sistem suspensi DiSus-A, serta teknologi bantuan pengemudi ADAS God's Eye 5.0.
Kombinasi teknologi tersebut membuat Sealion 08 tidak hanya mengandalkan bodi besar dan desain futuristis. BYD juga membekalinya dengan sejumlah fitur yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan selama berkendara.
Mengutip CarNewsChina, Kamis (3/9/2026), pemesanan awal atau pre-order BYD Sealion 08 telah dibuka di pasar China.
Untuk versi plug-in hybrid (PHEV), harga awal Sealion 08 berada di angka 230.000 yuan atau sekitar Rp528 jutaan. Sementara itu, varian battery electric vehicle (BEV) atau listrik murni ditawarkan mulai 250.000 yuan, setara sekitar Rp574 jutaan.
Perlu dicatat, harga tersebut masih merupakan banderol untuk pasar China. Apabila nantinya BYD Sealion 08 dipasarkan di negara lain, termasuk Indonesia, harganya dapat berbeda karena dipengaruhi pajak, spesifikasi, serta strategi distribusi masing-masing negara.
BYD Sealion 08 menawarkan dua pilihan sistem penggerak elektrifikasi, yakni PHEV dan BEV.
Untuk varian PHEV, mobil ini menggunakan teknologi DM generasi kelima yang dipadukan dengan mesin bensin 1.5T. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 115 kW atau sekitar 154 hp dan bekerja bersama motor listrik.
Konfigurasi plug-in hybrid memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Mobil tetap dapat mengandalkan tenaga listrik untuk kebutuhan tertentu, sementara mesin pembakaran internal dapat menjadi pendukung ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, versi BEV sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik. BYD menyediakan baterai berkapasitas besar hingga 115,072 kWh.
Dengan kapasitas tersebut, Sealion 08 BEV diklaim mampu menempuh jarak antara 710 hingga 900 km berdasarkan standar CLTC. Angka ini membuatnya menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan daya jelajah panjang.
Sebagai SUV di kelas mid-to-large, dimensi BYD Sealion 08 tergolong besar. Panjang bodinya mencapai sekitar 5,1 meter, sedangkan jarak sumbu roda mencapai 3.030 mm.
Dari sisi desain, Sealion 08 mengadopsi bahasa desain Ocean S yang menjadi ciri khas kendaraan elektrifikasi BYD.
Pada bagian atap terdapat sensor LiDAR. Perangkat ini menjadi salah satu komponen penting yang mendukung sistem bantuan pengemudi God's Eye 5.0.
Tidak hanya mengandalkan ukuran bodi, kemampuan berkendara Sealion 08 juga didukung Blade Battery Gen-2 yang telah mendapatkan teknologi Flash Charging.
Kelengkapan Lainnya
Salah satu teknologi menarik yang dibawa BYD Sealion 08 adalah sistem suspensi DiSus-A.
Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga stabilitas kendaraan ketika melewati berbagai kondisi jalan.
Menariknya, BYD juga menyematkan teknologi rear-wheel steering atau kemudi roda belakang. Fitur ini membantu meningkatkan kelincahan kendaraan ketika bermanuver.
Kehadiran rear-wheel steering menjadi cukup relevan mengingat Sealion 08 memiliki dimensi yang besar. Teknologi tersebut dapat membantu SUV ini terasa lebih mudah dikendalikan ketika digunakan di area dengan ruang manuver terbatas.
Masuk ke dalam kabin, BYD Sealion 08 mengusung konsep Ocean Aesthetics 2.0 yang memadukan nuansa mewah dengan pendekatan digital.
Bocoran interior versi 5-seater memperlihatkan penggunaan warna light beige atau krem muda. Material kulit lembut dipadukan dengan pencahayaan ambient yang dapat disesuaikan sehingga menciptakan atmosfer kabin yang lebih premium.
Aksen krom juga hadir di sejumlah bagian interior. Salah satunya terlihat pada lubang ventilasi AC berbentuk oval yang mendapatkan sentuhan krom.
Pada area kokpit, BYD menghadirkan layar sentuh utama dengan desain floating, panel instrumen LCD, serta setir tiga palang.
Meski mengusung konsep serba digital, BYD masih mempertahankan sejumlah tombol fisik di konsol tengah.
Keputusan tersebut menjadi nilai tambah karena sejumlah fungsi yang sering digunakan pengemudi dapat diakses secara langsung tanpa harus selalu mengoperasikan layar sentuh.