Liputan6.com, Jakarta - Klakson menjadi salah satu alat komunikasi yang sering digunakan pengendara ketika berada di jalan. Namun, penggunaannya tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika terlalu agresif atau berlebihan, bunyi klakson justru dapat mengganggu pengguna jalan lain hingga memancing emosi.
klakson dapat digunakan sebagai tanda untuk memberi tahu keberadaan kendaraan kepada pengguna jalan lain.
Advertisement
Penggunaan yang tepat juga dapat membantu menjaga keselamatan, terutama ketika pengendara lain belum menyadari keberadaan kendaraan.
Dilansir dari lama Daihatsu, Minggu, (30/8/2026), ini beberapa etika ketika membunyikan klakson kendaraan agar tidak mengganggu yang lain:
Gunakan sebagai tanda darurat
Klakson dapat digunakan untuk memberikan peringatan dalam kondisi tertentu, misalnya ketika kendaraan di depan berhenti secara mendadak atau untuk mengingatkan pengguna jalan lain mengenai keberadaan kendaraan.
Jangan membunyikan secara berlebihan
Pengendara sebaiknya tidak terus-menerus membunyikan klakson, terutama ketika berada di tengah kemacetan atau lampu merah.
Kebiasaan tersebut dapat mengganggu pengendara lain, meningkatkan stres, dan membuat kondisi lalu lintas semakin tidak nyaman.
Berikan tanda saat ingin mendahului
Klakson juga dapat digunakan ketika hendak mendahului kendaraan di depan. Oleh karena itu menyarankan agar penggunaan klakson pendek sebagai tanda agar pengendara di depan mengetahui adanya kendaraan yang akan melewatinya.
Ini Etika Membunyikan Klakson
Jangan terpancing saat diklakson
Mendapat bunyi klakson dari pengendara lain bukan berarti harus dibalas dengan bunyi panjang atau berulang.
Pengendara dianjurkan tetap mengendalikan emosi karena klakson juga bisa menjadi bentuk komunikasi, termasuk sebagai tanda terima kasih setelah diberikan kesempatan untuk mendahului.
Hindari membunyikan klakson di tempat tertentu
Ada sejumlah lokasi yang perlu lebih diperhatikan, seperti sekolah, tempat ibadah, dan kawasan perumahan. Jika terdapat tanda atau rambu yang melarang penggunaan klakson, pengendara sebaiknya mematuhinya agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, klakson sebaiknya digunakan sebagai alat komunikasi, bukan untuk melampiaskan emosi di jalan. Pengendara juga tetap perlu memperhatikan kecepatan kendaraan dan menjaga jarak aman agar perjalanan berlangsung dengan nyaman dan aman.