Persib Bandung Hadapi 3 Ujian Besar untuk Quattrick Gelar BRI Super League

Persib Bandung menambah delapan pemain. Musim 2026/2027 dihadang jadwal empat ajang dan pergantian pelatih.

oleh Muhammad FaqihDiterbitkan 28 Agustus 2026, 23:40 WIB
Pelatih Persib, Igor Tolic, memimpin latihan tim jelang laga lawan Manila Digger pada babak play-off AFC Champions League Two 2026/2027. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung memulai musim 2026/2027 sebagai juara bertahan BRI Super League dengan modal kepercayaan diri tinggi, namun jalan mempertahankan takhta tidak akan mudah. Status kampiun tidak otomatis membuat persaingan menjadi ringan.

Skuad Marc Klok dkk. mendapat dorongan besar lewat kedatangan delapan rekrutan pada bursa transfer. Enam di antaranya adalah pemain asing: Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, Danijel Loncar, dan Mariano Peralta. Persib juga menambah dua pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh.

Belanja besar itu menegaskan ambisi Maung Bandung untuk bersaing di level domestik dan Asia. Di sisi lain, musim panjang menghadirkan tiga tantangan utama: kepadatan jadwal, perjalanan lintas negara, dan perubahan di kursi pelatih kepala.


Jadwal Padat 4 Ajang

Winger anyar Persib Bandung, Mariano Peralta dalam sesi latihan di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (30/7/2026) sore. (Bola.com/Erwin Snaz)

Musim ini Persib tampil di empat kompetisi: BRI Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Indonesia. Kuantitas laga menuntut konsistensi performa dalam rentang waktu yang rapat.

Pengelolaan rotasi menjadi krusial agar kebugaran pemain tetap terjaga. Igor Tolic dituntut menakar menit bermain secara cermat karena jeda antarpertandingan yang pendek berpotensi menguras kondisi fisik skuad.

Kedalaman tim akan menentukan. Kontribusi merata dari banyak pemain dibutuhkan supaya level permainan tidak turun saat memasuki rangkaian laga di berbagai ajang.


Perjalanan Asia dan Rangkaian Tandang

Persib Bandung dalam sesi latihan. (Dok. ileague.id)

Agenda Asia menambah beban perjalanan yang tidak singkat. Ritme tandang lintas negara dengan jadwal padat berpotensi mengganggu pemulihan.

Persib mengawali kiprah di AFC Champions League Two 2026/2027 lewat babak play-off melawan Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).

Jika berhasil meraih kemenangan, Thom Haye cs. otomatis melangkah ke fase grup ACL 2 bersama FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), dan The Cong-Viettel (Vietnam).

Selain tugas di Asia, start tandang Persib di liga juga berat. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada 12 September 2026, kemudian bertolak ke Korea Selatan untuk menantang FC Seoul pada 16 September 2026, dan berlanjut ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada 20 September 2026.

Di luar itu, ASEAN Club Championship dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober, menambah kepadatan kalender awal musim.


Estafet Kepelatihan ke Igor Tolic

Igor Tolic, pelatih Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

Tantangan lain datang dari sisi kepelatihan. Kursi pelatih kepala kini ditempati Igor Tolic, sosok asal Kroasia yang sebelumnya menjadi tangan kanan pelatih sebelumnya dalam dua tahun terakhir.

Peran sebagai nahkoda utama memberi Tolic kendali penuh atas strategi dan pengelolaan tim sepanjang musim. Sorotan akan mengarah pada kemampuannya menjaga performa di tengah jadwal padat, perjalanan panjang, dan persaingan ketat BRI Super League, bersamaan dengan tuntutan mempertahankan gelar.

Pos ini sebelumnya diisi Bojan Hodak, yang memilih mundur setelah membawa Maung Bandung meraih hattrick juara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya