Liputan6.com, Jakarta - Reno, Hanna, dan Mikha berusaha sejenak melupakan persoalan mereka di tempat karaoke. Namun, suasana berubah serius ketika Mikha mengungkapkan bahwa Fico dan Arina sempat bertengkar mengenai jurnal milik almarhumah Farida. Hanna menyadari jurnal-jurnal tersebut mungkin menyimpan petunjuk tentang kematian Farida. Mereka pun meminta bantuan Mikha untuk mengambilnya dari ruang penyimpanan di rumah Baskara.
Di rumah Baskara, Arina kembali memeriksa jurnal yang diberikan Fico. Ia menemukan kejanggalan besar: jurnal tersebut terus terisi hingga 31 Desember, padahal Farida meninggal pada bulan September. Arina yakin jurnal itu telah ditukar dengan jurnal dari tahun berbeda dan jurnal terakhir yang asli sengaja disembunyikan. Saat Arina mencari ke ruang penyimpanan, Baskara diam-diam mengambil kotak berisi jurnal-jurnal Farida dan membawanya pergi. Arina kemudian menemukan tempat penyimpanan jurnal sudah berantakan dan beberapa kotak menghilang.
Advertisement
Kecurigaan Arina terbukti ketika Fico memeriksa jurnal tersebut. Ia menyadari isinya memang jurnal Farida, tetapi berasal dari tahun berbeda. Sementara itu, jurnal-jurnal lainnya juga telah hilang. Fico terpukul karena jurnal tersebut merupakan satu-satunya kenangan yang tersisa dari ibunya. Ia panik dan mengacak-acak ruang penyimpanan untuk menemukannya. Fico akhirnya mendatangi Baskara dan menuntut jawaban, tetapi Baskara justru memutarbalikkan keadaan dengan menanamkan kecurigaan Fico terhadap Arif.
Sementara itu, Reno dan Hanna mendapatkan petunjuk baru mengenai kematian orang tua Hanna. Seorang pria misterius memberikan potongan berita yang menyebut kecelakaan Eddy dan istrinya disebabkan rem blong. Hanna yakin berita itu sengaja disembunyikan karena mobil ayahnya masih baru. Reno menduga kecelakaan tersebut mungkin merupakan sabotase dan kembali mengarah pada Baskara.