Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengungkap hunian yang ditawarkan dalam ajang Danantara Housing Expo bisa dijangkau berbagai kalangan. Termasuk pedagang warung dengan pendapatan Rp 5-6 juta per bulan.
Rosan mendapati, sejumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) langsung mengakses kredit pemilikan rumah subsidi. Tercatat ada akad massal sekitar 200 unit rumah dalam gelaran Danantara Housing Expo hari pertama.
Advertisement
"Kita saksikan sudah ada beberapa akad masal, tadi saya dilaporkan ada kurang lebih hampir 200 sebetulnyayang sudah langsung akad massal," kata Rosan di sela-sela Danantara Housing Expo, di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).
Rosan mendapati ada peternak ayam hingga ibu-ibu pemilik warung yang memiliki pendapatan Rp 5-6 juta per bulan mengakses KPR subsidi dengan cicilan Rp 1 jutaan. Seluruhnya diketahui merupakan rumah pertama yang dibelinya.
"Ada yang sempat bicara. ada yang peternak ayam, yang penghasilannya tadi dia bilang antara Rp 5-6 juta (satu bulan), cicilannya juga kurang lebih sejuta (Rp 1 juta), punya warung ibu-ibu, yang semuanya rumah pertama," urai Rosan usai melihat akad massal KPR.
Selain itu, Rosan juga menemukan ada aparatur sipil negara (ASN) berpendapatan serupa yang mengakses KPR subsidi. "Dan juga ada pegawai negeri ASN yang gajinya Rp 5-6 juta, mereka sangat-sangat terbantu, sangat-sangat senang dan bahagia. Ini adalah suatu kebahagiaan kita juga ya, mereka bisa mendapatkan perumahan dari program Danantara Housing ini," jelas dia.
Rumah Terjual
Sebelumnya, gelaran Danantara Housing Expo 2026 belum berlangsung, tetapi sudah tercatat penjualan Rp 800 miliar di masa penawaran awal atau pre-sale. Angka tersebut menjadi salah satu tanda antusiasme masyarakat.
Managing Director Stakeholder Management and Communication Danantara Rohan Hafas menyampaikan angka Rp 800 miliar itu didapat dari transaksi di sejumlah pusat perbelanjaan dan bank-bank BUMN.
“Sudah dilakukan dalam bentuk tadi presale-nya, itu sebabnya sudah dapat angka Rp 800 miliar yang mana merupakan jumlah yang luar biasa juga di saat seperti ini,” kata Rohan dalam konferensi pers, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Masyarakat Tertarik
Diketahui, ada lebih dari 100 ribu unit rumah yang ditawarkan dalam Danantara Housing Expo sebagai kerja sama pengembang BUMN dan swasta. Hunian dalam bentuk vertikal dan rumah tapak turut ditawarkan ke konsumen.
Acara yang akan berlangsung 27-30 Agustus 2026 itu membuka peluang kredit pemilikan rumah (KPR) di hunian berorientasi transit atau TOD, rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), hingga rumah non subsidi.
“Kami sudah launching sejak awal bulan untuk pra-event-nya dan transaksi kami sudah 880 unit sampai dengan saat ini dan nilai sudah di atas Rp 500 miliar. Jadi ini angka-angka yang sangat menarik yang terlihat bahwa animo masyarakat akan adanya Danantara Expo ini sangat baik,” kata Senior Director Sektor Spesialis Properti dan Real Estate Danantara Asset Management Dian Takdir Basha.
100 Ribu Rumah Ditawarkan
Sebelumnya, Danantara Housing Expo akan menawarkan lebih dari 100 ribu hunian yang bisa diakses oleh masyarakat. Ada penawaran uang muka rendah hingga tenor cicilan 30 tahun.
Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, mengatakan penyediaan perumahan membutuhkan kolaborasi yang mampu menghubungkan ketersediaan hunian, akses pembiayaan, dan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, Danantara Housing Expo hadir untuk menciptakan kolaborasi antara developer BUMN dan swasta, Himbara, dan BSI, serta pelaku industri pendukung.
"Ini juga kolaborasi Danantara dengan pihak swasta-swasta juga, jadi tidak semuanya Danantara. Kenapa? Karena kita ingin membuat housing expo. Ini the biggest housing expo pernah ada. Karena lebih dari 100 ribu rumah akan tersedia di sana," kata Rohan dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (21/8/2026).