ID.4 Berevolusi Jadi ID. Tiguan, Teknologi Barunya Bikin Penasaran

Prototipe Volkswagen ID. Tiguan tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 28 Agustus 2026, 17:12 WIB
Punya wajah baru, Vollkswagen ini bikin penarasana (autoevolution)

Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen mengambil langkah besar dalam memperluas jajaran mobil listriknya. Model yang sebelumnya diperkirakan hanya menjadi versi facelift dari ID.4 kini dipastikan hadir sebagai model baru dengan nama Volkswagen ID. Tiguan.

Mengutip laman Autoevolution, Jumat (28/8/2026), prototipe Volkswagen ID. Tiguan telah tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya. Menariknya, mobil listrik ini terlihat menggunakan kamuflase yang cukup tipis sehingga sejumlah detail desain eksteriornya mulai dapat dikenali.

Volkswagen ID. Tiguan mengusung bahasa desain baru yang kemungkinan akan menjadi ciri khas generasi kendaraan listrik Volkswagen berikutnya. Bagian depan terlihat mengadopsi gril tertutup dengan gaya yang mengingatkan pada ID. Polo.

Desain bumper depan juga mendapatkan perubahan dengan kehadiran dua saluran udara. Sementara itu, garis bahu bodi dibuat lebih rata, sedangkan desain pilar C dan lampu belakang mengalami penyegaran secara signifikan.

Meski demikian, desain final Volkswagen ID. Tiguan belum dapat dipastikan sepenuhnya. Terlebih, sejumlah visual render yang dibuat oleh @lars_o_saeltzer dan beredar di media sosial masih sebatas interpretasi digital.

Karena itu, bentuk unit lampu depan dan belakang, logo Volkswagen yang disebut-sebut dapat menyala di pintu bagasi, serta sejumlah elemen eksterior yang terlihat lebih bersudut masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari Volkswagen.

Salah satu perubahan terbesar Volkswagen ID. Tiguan justru berada di balik bodinya. Berbeda dengan ID.4 yang menggunakan platform MEB generasi sebelumnya, model baru ini diproyeksikan mengadopsi arsitektur MEB+.

Platform tersebut memungkinkan Volkswagen menawarkan pilihan baterai berkapasitas 58 kWh dan 79 kWh. Selain memberikan kapasitas energi yang lebih besar, arsitektur baru ini juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi serta jarak tempuh kendaraan.

Kemampuan pengisian daya cepat juga menjadi salah satu keunggulan yang diproyeksikan hadir pada Volkswagen ID. Tiguan. Mobil listrik ini disebut mampu menerima daya fast charging lebih dari 180 kW.

Dengan kemampuan tersebut, ID. Tiguan berpotensi menawarkan waktu pengisian baterai yang lebih singkat sekaligus meningkatkan kepraktisan penggunaan sehari-hari.

Tidak hanya eksterior dan platform, bagian interior Volkswagen ID. Tiguan juga diperkirakan mengalami perubahan besar.

Dasbor baru, layar infotainment berukuran lebih modern, serta penggunaan material interior yang lebih premium menjadi bagian dari perombakan kabin. Langkah ini diperkirakan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengalaman berkendara sekaligus menjawab tuntutan konsumen di segmen SUV listrik.

Volkswagen juga memiliki peluang untuk menempatkan ID. Tiguan sebagai model yang lebih premium dibandingkan ID.4 saat ini, terutama berkat penggunaan platform MEB+ dan teknologi yang lebih baru.

Di Amerika Serikat, Volkswagen ID.4 saat ini dipasarkan dengan harga mulai dari US$45.095, atau sekitar Rp 698 juta. Sementara varian tertingginya, AWD Pro S Plus, dibanderol US$57.655, setara sekitar Rp 893 juta.

Arsitektur Baru MEB+ dan Perkiraan Harga

Punya wajah baru, Vollkswagen ini bikin penarasana (autoevolution)

Dengan berbagai pembaruan yang dibawa, Volkswagen ID. Tiguan diperkirakan memiliki harga jual sedikit lebih tinggi dibandingkan ID.4.

Volkswagen sendiri diproyeksikan meluncurkan ID. Tiguan secara resmi pada akhir 2026 atau awal 2027.

Harga dan spesifikasi final tentu masih menunggu pengumuman resmi dari pabrikan asal Jerman tersebut.

Penggunaan nama Tiguan pada kendaraan listrik menjadi bagian menarik dari strategi elektrifikasi Volkswagen.

Nama Tiguan sendiri sudah memiliki posisi kuat di segmen SUV sehingga penerapannya pada model listrik dapat membantu menjembatani konsumen konvensional menuju kendaraan tanpa emisi.

Langkah tersebut juga menunjukkan upaya Volkswagen untuk memperkuat identitas produk listriknya.

Dengan membawa nama yang sudah dikenal sekaligus teknologi MEB+, ID. Tiguan diharapkan mampu menawarkan perpaduan antara karakter SUV populer dan teknologi mobil listrik generasi baru.

Jika spesifikasi yang diproyeksikan terealisasi, Volkswagen ID. Tiguan berpotensi menjadi salah satu model penting dalam strategi elektrifikasi Volkswagen, khususnya berkat kombinasi baterai hingga 79 kWh, efisiensi yang lebih baik, serta kemampuan fast charging di atas 180 kW.

Peluncuran resminya pada akhir tahun ini atau awal 2027 akan menjadi momen penting untuk melihat seberapa jauh Volkswagen membawa teknologi MEB+ dan identitas Tiguan ke era kendaraan listrik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya