Sejumlah Orang Ditahan Polda Metro Jaya Jelang Demo 27 Agustus

Pemeriksaan dan penahanan tersebut diungkapkan Menkopolkam Djamari Chaniago.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 27 Agustus 2026, 08:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di kantor Kemenko Polkam, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Nadia Anatasya).

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026, aparat kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago menyebut beberapa orang bahkan ditahan sementara untuk menjalani pemeriksaan.

Hal itu disampaikan Djamari setelah mengikuti kegiatan olahraga jalan santai bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, Kamis (27/8/2026).

"Kapolda menyampaikan saya dari sejak tadi malam itu dilakukan dan ada beberapa orang yang sudah kita periksa dan kita tahan untuk sementara untuk tidak itu," kata Djamari kepada wartawan.

Djamari belum menjelaskan jumlah maupun identitas orang yang diperiksa dan ditahan tersebut. Menurut dia, informasi lebih lengkap akan disampaikan Polda Metro Jaya melalui konferensi pers.

"Berapa orang yang sudah kita periksa? Ada. Mungkin nanti mungkin Kapolda akan menyampaikannya secara pers begitu ya. Pernyataan pers ada berapa orang dan mereka sudah membawa apa saja, itu mungkin akan dipaparkan oleh Kapolda," ucapnya.

Aksi di Depan DPR

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Foto: Liputan6.com/Rifqy Alief).

Di sisi lain, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memastikan tetap menggelar aksi di depan Gedung DPR pada Kamis (27/8/2026). Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan massa dari Pati datang ke Jakarta untuk menyampaikan dua tuntutan, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Botok menegaskan kelompoknya tidak memiliki agenda untuk membuat kerusuhan dan menyebut aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan masyarakat di Jabodetabek.

"Tidak ada niatan untuk membuat rusuh. Kami ke Jakarta itu mendukung gerakan dari kawan-kawan di Jabodetabek yang akan menggelar aksi 27 Agustus," kata dia di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Menurut Botok, sebagian massa telah tiba di Jakarta. AMPB juga telah melakukan konsolidasi dengan kelompok-kelompok masyarakat di berbagai daerah untuk mempersiapkan aksi.

"Saat ini terkait demo tinggal eksekusi, kita sudah konsolidasi kepada kawan-kawan di seluruh Indonesia lah, di berbagai daerah. Sudah berkembang," jelas dia.

Rombongan dari Pati masih akan bertolak menuju Jakarta. Botok menyebut lima bus disiapkan untuk membawa massa dari daerah tersebut, meski dia tidak merinci jumlah peserta yang akan ikut.

"Dari Pati itu 5 bus ya. Nanti jam 1 siang berangkat. Nanti jam 1 siang," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya