Liputan6.com, Jakarta - PT MRT Jakarta menyiapkan Extended Concourse Bundaran HI sebagai ruang komersial bawah tanah yang nantinya terintegrasi dengan transportasi publik. Fasilitas tersebut akan menghadirkan area retail, food and beverage (F&B), hingga ruang aktivitas publik.
Melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), MRT Jakarta akan mengisi extended concourse Stasiun MRT Bundaran HI dengan 24-25 tenant. Proyek bawah tanah multifungsi ini ditargetkan rampung pada Mei 2027.
Advertisement
"Harapan kita tentunya, kita mau coba hal yang baru dengan konsep yang berbeda. Karena ini kan pertama kalinya di Indonesia punya mal di bawah tanah," kata Head of Commercial Department MRT Jakarta Ricky Agung Kresna Putra dalam rangkaian MRT Jakarta Fellowship Program, dikutip Rabu (26/8/2026).
Selain itu, kata Ricky, area tersebut juga akan diisi co-branding, iklan, serta berbagai aktivitas yang diharapkan menjadikan extended concourse sebagai destinasi baru bagi pengguna MRT.
Ricky menegaskan, keberadaan retail menjadi bagian penting untuk membangun kebiasaan masyarakat datang dan beraktivitas di area tersebut. Setelah terbentuk, aktivitas komersial lain diharapkan ikut berkembang.
"Kami ingin memberikan pada saat orang menggunakan MRT, mereka bisa apa sih gitu. Itu yang paling penting kan ya gitu," kata Ricky.
Buka Peluang UMKM
MRT Jakarta juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjadi tenant di extended concourse. Ricky menyebut UMKM akan diprioritaskan, sejalan dengan keberadaan pelaku usaha kecil yang sebelumnya telah hadir di sejumlah stasiun MRT.
"Di beberapa stasiun kami kan juga sudah ada UMKM. Jadi memang UMKM ini pasti tentunya akan kami juga prioritaskan gitu ya untuk ada kerja sama di extended concourse," ucapnya.
Ricky menambahkan, MRT Jakarta telah membuka pencarian tenant untuk area tersebut. Informasi mengenai proses dan pendaftaran tenant akan disampaikan melalui kanal resmi MRT Jakarta.
Sementara itu, konsep ruang komersial akan disesuaikan dengan kebutuhan tenant dan karakter kawasan.