Deretan Hoaks Terkait Pulau di Indonesia, dari Tempat Pengungsian UNHCR hingga Dijual di Medsos

Sejumlah pulau di Indonesia menjadi sasaran hoaks, simak daftarnya!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 26 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah pulau di Indonesia menjadi sasaran hoaks. (sumber: Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah informasi hoaks terkait pulau-pulau di Indonesia beberapa kali viral di media sosial. Tentu hal ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Klarifikasi Kabar Pemprov Kepri dan UNHCR Sepakat Pulau Galang Jadi Tempat Pengungsi Rohingya

Kabar tentang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) telah sepakat bahwa Pulau Galang bakal dijadikan tempat penampungan bagi pengungsi Rohingya beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan oleh akun Facebook pada 31 Desember 2023.

Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi kabar bahwa Pemprov Kepri dan UNHCR telah sepakat menjadikan Pulau Galang sebagai tempat penampungan bagi pengungsi Rohingya.

Bahkan, akun tersebut juga menyebut UNHCR telah menerima tanah kosong dari Pemprov Kepri untuk ditempati pengungsi Rohingya.

"SEKILAS INFO!!

mungkin di sini blm ada yg tau, bahwa : Pemerintah Kepulauan Riau telah menyetujui Pulau Galang menjadi tempat tinggal pengungsi KAUM ROHINGYA..

UNHCR juga menerima tanah kosong dari pemberian pemerintah kepulauan Riau ..

#enak ya jadi pengungsi dikasih tanah gratis sedangkan kami rakyat indonesia masih luntang lantung, mau punya rumah aja harus beli tanah dulu mana mahal pula.. kalo gk bisa beli kita ngontrak .." tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah mendapat beberapa respons dari warganet.

Benarkah kabar Pemprov Kepri dan UNHCR telah sepakat bahwa menjadikan Pulau Galang sebagai tempat penampungan bagi pengungsi Rohingya? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Tank dan Pasukan Bersenjata Dalam Video Ini Situasi Pulau Rempang Siap Tempur

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video situasi Pulau Rempang siap tempur, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 19 September 2023.

Klaim video situasi Pulau Rempang tank dan pasukan bersenjata siap tempur menampilkan sejumlah orang mengenakan baju loreng hijau dan helm membawa senjata laras panjang berlari di antara bangunan dan diiringi dengan tank yang sedang berjalan serarah orang tersebut. Salah satu dari tank tersebut terdapat tulisan "MARINIR".

Dalam video tersebut juga terlihat baliho seorang wanita mengenakan baju putih kerudung merah dan seorang lelaki mengenakan jas berserta dasi dan mengenakan tutup kepala hitam.

Pada baliho tersebut terdapat tulisan yang terbaca "Hj. EVA DWIANA".

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.

"REMPANG BERGOLAK

"SITUASI REMPANG SIAP TEMPUR TNI/POLRI VA RAKYATTNI/POLRI (Anjing peliharaan komunis)

VS

RAKYAT (yang mempertahankan hak mereka yg dirampok Pengusaha komunis)

JIHAAAAD SAUDARAKU...!!"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Rempang bergejolak😢😢

Rempang menjadi harga mati untuk pemerintah walaupun Penduduk Melayu Asli Rempang menjadi korbannya..Apakah ini yg di bilang untuk Rakyat.? Presiden kini mulai blak blakan tentang kericuhan yg terjadi di Rempang.Beliau mengatakan sudah komunikasi, tapi sesungguhnya beliau sedang menindas habis habisan Masyarakat Rempang, tentu ada kaitannya dgn kemenangan salah Satu Paslon Capres dari partai yg sama.. mereka sengaja menarik investor dari cina Agar merai keuntungan besar dalam hal ini Agar bisa memuluskan figur mereka lolos menjadi presiden agar posisi mereka tetap Aman.😡"

Benarkah klaim video situasi Pulau Rempang tank dan pasukan bersenjata siap tempur? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Pulau Menjangan Kecil Dijual Rp 500 Miliar

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Pulau Menjangan Kecil di Jepara dijual Rp 500 miliar. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 15 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto sebuah pulau dengan narasi:

"Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual, Pulau Pribadi Seluas 44,5 Hektare Dibanderol Rp 500 Miliar"

Akun itu menambahkan narasi:

"Parah"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Pulau Menjangan Kecil di Jepara dijual Rp 500 miliar? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya