Riset The Fed Ungkap Kenaikan Harga Bitcoin Bisa Tarik Investor Baru

Riset The Fed menemukan reli Bitcoin dapat mendorong orang yang belum pernah membeli kripto untuk masuk ke pasar aset digital.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 25 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Penelitian Federal Reserve atau The Fed menunjukkan kenaikan harga Bitcoin tidak hanya berdampak pada pergerakan harga. Reli Bitcoin juga berpotensi mendorong orang yang sebelumnya belum pernah membeli aset kripto untuk mulai masuk ke pasar.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa lonjakan harga Bitcoin dapat menjadi momentum bagi investor baru untuk membeli aset kripto. Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (25/8/2026), keyakinan investor terhadap aset digital serta kinerja harga dalam beberapa waktu terakhir disebut turut memengaruhi keputusan mereka untuk masuk ke pasar.

Dengan kata lain, reli Bitcoin tidak hanya dapat dilihat sebagai fenomena perdagangan. Kenaikan harga juga bisa menjadi pintu masuk atau onboarding event bagi investor baru.

Temuan Eksperimen The Fed

Penelitian tersebut merupakan bagian dari Finance and Economics Discussion Series milik The Fed dan berkaitan dengan riset Federal Reserve Bank of Cleveland mengenai cryptocurrency dalam keuangan rumah tangga.

Kesimpulan utama penelitian menunjukkan bahwa imbal hasil atau return Bitcoin dapat mendorong seseorang untuk membeli aset kripto.

Sejumlah laporan mengenai penelitian tersebut juga menemukan bahwa investor kripto banyak dipengaruhi oleh keyakinan serta cukup mudah terpengaruh oleh pergerakan imbal hasil.

Hal ini penting karena membedakan antara investor yang sudah memiliki aset kripto dengan orang yang baru mempertimbangkan untuk membelinya.

Investor lama mungkin sudah memiliki keyakinan terhadap aset tersebut. Sebaliknya, calon investor baru dapat menjadikan kinerja harga terkini sebagai salah satu pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan.

Dengan demikian, kontribusi penting eksperimen tersebut adalah menunjukkan bahwa kenaikan harga Bitcoin dapat menjadi salah satu pemicu yang mengubah seseorang dari sekadar pengamat menjadi pembeli aset kripto untuk pertama kalinya.

Mengapa Reli Bitcoin Menarik Pembeli Baru?

Bitcoin merupakan aset kripto yang paling dikenal ketika pasar mengalami reli besar. Karena itu, Bitcoin kerap menjadi pintu masuk pertama bagi orang yang ingin mengenal atau membeli aset digital.

Ketika harga dan imbal hasil Bitcoin meningkat, keraguan calon investor dapat berkurang. Perhatian publik pun meningkat dan mendorong aliran dana baru ke pasar kripto.

Namun, penelitian tersebut tidak berarti setiap kenaikan harga Bitcoin pasti menghasilkan gelombang pembeli baru. Temuan The Fed menggambarkan pola perilaku yang muncul ketika terjadi reli, bukan jaminan bahwa fenomena yang sama akan selalu terulang.

Menjelajahi Aset Kripto Lain

Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Pola investor yang mudah terpengaruh oleh imbal hasil terkini juga sejalan dengan perilaku investor ritel. Ketika Bitcoin menguat, perhatian biasanya lebih dahulu tertuju pada aset kripto yang paling dikenal sebelum kemudian menyebar ke aset digital lainnya.

Kondisi tersebut dapat membuka peluang bagi pasar kripto yang lebih luas. Investor yang awalnya membeli Bitcoin dapat mulai menjelajahi aset kripto lain setelah masuk ke ekosistem tersebut.

Tren ini juga terlihat dari sejumlah produk investasi yang menjadikan Bitcoin sebagai salah satu aset utama untuk menarik pengguna baru ke pasar digital.

Namun, temuan penelitian The Fed perlu dilihat secara proporsional. Riset tersebut mengamati perilaku pembelian yang terjadi ketika harga bergerak naik dan tidak menjamin bahwa kenaikan berikutnya akan menghasilkan respons yang sama.

Selain itu, tidak semua pelaku industri keuangan memiliki pandangan positif terhadap aset kripto. Sejumlah pengelola kekayaan masih memilih untuk tidak merekomendasikan aset kripto kepada nasabahnya.

 

Dampak bagi Pasar Kripto

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Jika reli Bitcoin memang mampu menarik pembeli baru, pertambahan investor tersebut pada akhirnya dapat meluas ke pasar kripto lainnya. Masuknya peserta baru berpotensi memengaruhi likuiditas sekaligus sentimen pasar.

Bagi bursa kripto dan pelaku pasar, tren onboarding tersebut penting karena investor baru dapat membentuk kelompok permintaan baru.

Temuan mengenai peran keyakinan dan imbal hasil juga memberikan sinyal bahwa investor baru cenderung lebih responsif terhadap pergerakan harga dibandingkan faktor fundamental.

Bagi pembuat kebijakan dan pengamat pasar, kesimpulan penelitian ini cukup sederhana: partisipasi investor ritel cenderung meningkat ketika terjadi pergerakan harga yang kuat.

Nilai penting eksperimen The Fed terletak pada upaya memberikan dasar penelitian terhadap pola tersebut. Dengan demikian, hubungan antara reli Bitcoin dan masuknya pembeli baru tidak semata-mata didasarkan pada sentimen, tetapi juga didukung oleh pengamatan terhadap perilaku investor.

Kesimpulan utamanya tetap terbatas pada apa yang diukur penelitian: kenaikan imbal hasil Bitcoin dapat mendorong pembelian aset kripto baru.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya